MENGIKUTI YESUS
12 September 2021
Minggu, 12 September 2021
Minggu Biasa XXIV
Yesaya 50:5-9a
Mazmur 116:1-2, 3-4, 5-6, 8-9
Yakobus 2:14-18
Markus 8:27-35
“Setiap orang yang mau mengikuti AKU, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut AKU” Markus 8:34
PERTANYAAN YESUS, kepada para murid siapakah diri-Nya menurut mereka, dijawab Petrus atas nama para murid-Nya dengan berkata, “ENGKAU adalah Mesias.”
Pengakuan akan YESUS sebagai Mesias ‘Yang Terurapi’, berarti kita menempatkan pola pikir dan sikap hidup yang selaras dengan Janji Keselamatan dari ALLAH.
Petrus telah mengenal Yesus secara mendalam. Namun, sayangnya ia gagal dalam memahami rencana penyelamatan ALLAH yang dilakukan melalui YESUS. Bukan Mesias duniawi, tetapi Mesias selaras dengan nubuat para nabi, yakni yang harus menanggung banyak penderitaan.
Maka mengikuti YESUS tidak berarti bahwa kita akan bebas dari kesulitan dan tantangan hidup. Mengenal Yesus berarti menerima-Nya seutuhnya, ya kemuliaan-Nya dan Jalan Salib-Nya. Jalan hidup itulah yang juga menjadi jalan hidup setiap orang yang menerima Dia dan mau mengikuti-Nya. Jalan hidup pengikut YESUS adalah Jalan Salib.
Bila kita ingin mengikuti Yesus, sebagai muridmurid-Nya, kita “Mengikuti Jejak Kristus” ‘menapaki Jalan Salib’, bukan hanya berdoa ’Jalan Salib’ melainkan siap menerima Salib-salib kehidupan, sebagai umat dan juga sebagai utusan-Nya. Menerima salib hidup dan salib perutusan-Nya, kita menyambutnya demi cinta, kebaikan, keselamatan sesama dan kemuliaan Allah yang semakin besar. (PIN)
DOA: “Yesus, terimakasih atas rahmat panggilan menjadi pengikut-Mu. Berilah aku keberanian dan kesetiaan untuk mengikuti jalan salib-Mu. Amin.”
JANJI: “TUHAN adalah pengasih dan adil, Allah kita penyayang. TUHAN memelihara orang-orang sederhana; aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku.” Mazmur 116:5-6
PUJIAN: Dalam ‘sharing’ Temu Persekutuan Doa, seorang peserta mengatakan: “Beban salib yang saya alami membuat saya menjadi lebih dekat dan bersandar kepada-Nya, sehingga beban menjadi ringan dan membawa harapan baru. Terasa salib-lah yang memanggul saya”.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ