MENJADI DOMBA KRISTUS

02 May 2023

Selasa, 2 Mei 2023

Kisah Para Rasul 11:19-26

Mazmur 87:1-3,4-5,6-7

Yoh 10:22-30

St Atanasius ( Uskup dan Pujangga )


“Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya” --- Yohanes 10:27-28a


DOMBA DAN GEMBALA memiliki relasi yang sangat erat. Yesus dalam Injil Yohanes menggambarkan Diri-Nya sebagai Gembala Yang Baik  dan Pintu Keselamatan. Sebagian orang Yahudi yang mendengarkan tidak mengerti,bimbang dan tidak percaya. Yesus berkata kepada mereka, … kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup  yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa…” Mari kita coba merenungkannya lebih dalam  beberapa hal berikut ini.

Domba-Domba-Ku Mendengarkan Suara-Ku.

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka  dan mereka mengikut Aku,  (Yoh 10:27)

Domba pasti mengenali suara gembalanya.

Mereka yang benar-benar domba Kristus akan senantiasa mendengarkan suara-Nya, menaati dan mengikuti Dia; mereka senantiasa bersekutu, berkumpul bersama dan berelasi baik dengan gembala. "Mendengarkan" dan "mengikuti" dalam bahasa aslinya memakai bentuk waktu kini, yang menunjukkan aktivitas yang diulangi atau yang menjadi kebiasaan sang domba.

Gembala Yang Baik memberikan hidup kekal kepada mereka yang mengikuti Dia. Domba yang meninggalkan gembala dan tidak mau mendengar, menunjukkan bahwa mereka bukan domba Kristus. "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya,… karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.” ( Yoh 10:25-26).

Aku Mengenal Domba-Domba-Ku.

Pengenalan dan kasih Allah akan anak-anak-Nya meliputi kasih sayang, kesetiaan, dan kepedulian yang penuh. Kita semua terukir di telapak tangan-Nya. Seperti seorang Ibu yang tidak akan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya. Tuhan tidak akan melupakan kita, domba-domba kesayangan-Nya. (bdk Yes 49:16-17)

Kita tidak pernah dilupakan oleh Allah, karena mata-Nya senantiasa terarah kepada kita demi kebaikan kita. Bahkan sebelum kita dibentuk  dalam kandungan, Tuhan  telah mengenal kita , dan sebelum  keluar  dari kandungan, Dia telah menguduskan  dan telah menetapkan kita menjadi domba-domba-Nya. Kristus tahu dan mengenal persis setiap keberadaan kita dan menginginkan kita terus berpaut dan bertumbuh menjadi serupa dengan-Nya – Anak Domba Allah – mewarisi seluruh karakter dan keberadaan-Nya.

Mereka Pasti Tidak Akan Binasa.

Gembala Yang Baik memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Ini adalah suatu janji yang indah bagi semua domba Kristus yang percaya kepada-Nya, yang mendengarkan suara-Nya dan mengikuti-Nya.

Mereka tidak akan pernah diusir dari kasih atau kehadiran Allah, atau keadaan apa pun di dunia tidak akan memisahkan mereka dari gembala. Karena Bapa, yang memberikan mereka kepada Kristus,   lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan-Nya. (bdk. Rm 8:35-39). Sesungguhnya ada keselamatan dan keamanan bahkan bagi domba yang paling lemah yang mengikuti dan mendengarkan Gembala Yang Baik.

Menjadi Domba Kristus yang tetap berpaut dan berelasi baik dengan Gembala Yang Baik adalah kerinduan setiap kita, supaya kita senantiasa mendengarkan suara-Nya, mengikuti-Nya karena kita percaya Ia akan menuntun kita kepada pengenalan yang semakin bertumbuh akan Allah Bapa yang mengasihi kita dalam persekutuan hidup yang kekal. (AHS).

DOA: “Kristus Tuhan, Gembala kami yang baik, tuntunlah kami senantiasa di jalan-Mu yang benar, ajar kami senantiasa mendengarkan suara-Mu dan mengikuti-Mu menuju jalan hidup yang kekal. Demi Kristus Tuhan dan Juruselamat kami yang hidup.”

JANJI: “Aku memberikan hidup  yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.”  Yohanes 10:28 

PUJIAN: Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, karena Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan. Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya. ***

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.