MENJADI PELAYAN TERBAIK
12 November 2018
Senin, 12 November 2018
St. Yosafat, UskMrt
Titus 1:1-9
Mazmur 24:1-6
Lukas 17:1-6
"Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?” --- Mazmur 24:3
BERCERMIN PADA kutipan di atas “Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?” (Mzm 24:3), perlu kita mawas diri. Setiap tempat, yang kita tinggali, itu sudah disediakan Tuhan bagi kita, dan sudah selayaknya kita menenanggapi tugas perutusan Tuhan pada kita itu. Apapun dan siapapun diri kita, sepantasnya kita memberikan yang terbaik untuk Tuhan melalui sesama. Di mana pun kita berada, sudah pasti Tuhan hadir di sana dengan membawa damai dan kasih-Nya. Untuk itu, setiap keberadaan kita seyogyanya dipenuhi dengan kasih dan damai Tuhan. Perlu kita usahakan agar kita menjadi ‘berkat’ bagi sesama di mana kita tinggal.
Janganlah sampai yang sebaliknya, kita menjadi “kutuk’ bagi sesama kita yang ada di kanan-kiri kita, dengan jalan menyebarkan kebencian, mengobarkan sakit hati sesama, menimbulkan kerugian pada orang lain, dan lain sebagainya. Kita, sebagai Kepala Rumah Tangga, sebagai Pimpinan sebuah Komunitas kaum beriman, disadarkan oleh Paulus, seperti tertulis dalam suratnya kepada Titus, murid kesayangan Paulus, yang ditujukan kepada para imam atau pemimpin jemaat, “Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat, tidak angkuh, bukan pemberang, bukan peminum, bukan pemarah, tidak serakah.”
Diri kita bisa saja sebagai pimpinan keluarga, Ketua Lingkungan atau Wilayah, atau mengemban salah satu jabatan dalam pelayanan dalam Gereja. Anda dan saya adalah rumah Allah, tempat Allah berada. Kita semestinya dapat membawa diri masing-masing pada hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi sesama.
Semoga anda dan saya, yakni kita semua ini, dapat menjadi pelayan yang terbaik dan berkenan di hadapan Allah, dan menjadi berkat bagi sesama. (LP)
Doa: Tuhan Yesus, bimbinglah diriku dalam terang Roh Kudus-Mu agar jalanku tidak tersesat oleh keadaan dunia saat ini.
Janji: “Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu” --- Mazmur 24:4
Pujian: Berkat sering membaca Kitab Suci, Hendro tertarik untuk ikut pelayanan dalam penjara. Akhirnya dalam pemilihan Ketua Lingkungan, Tuhan telah mempersiapkan dia guna tugas pelayanan itu.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ