MENJADI SAKSI KRISTUS
10 May 2021
Senin, 10 Mei 2021
Kisah Para Rasul 16:11-15
Mazmur 149:1b-2, 3-4, 5-6a, 9b
Yohanes 15:26--16:4a
“Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku.” Yohanes 15:26-27
KRISTUS DIBENCI tanpa alasan (Yoh 15:25), dihakimi dan dihukum mati oleh dunia bukan karena Ia telah berlaku jahat, melainkan karena Yesus tidak hidup seperti dunia. Yang Ia lakukan adalah kebaikan dan cinta kasih. Yesus menuntun kita kepada kebenaran yang sejati, yang telah disalah-tafsirkan dan diselewengkan oleh para penguasa dan pemimpin agama waktu itu. Justru karena itulah, Yesus diadili dengan curang, sematamata karena penguasa kegelapan yang menguasai dunia tidak ingin misi cinta kasih yang diemban-Nya dari Allah Bapa, yaitu karya Penyelamatan umat manusia, terlaksana dan berhasil.
Namun, Yesus Putera Allah tetap taat dan setia pada misi kasih-Nya dengan menanggung semua derita sampai ke kematian di kayu salib. Tiga kali Yesus menubuatkan bahwa Dirinya akan disiksa dan dibunuh, tetapi akan bangkit pada hari yang ketiga dan hidup kembali. Kebangkitan-Nya adalah bukti Ia telah menang atas maut. Dan itulah karya pokok penebusan-Nya, dan buahnya ialah manusia yang dikasihi-Nya terbebas dari kutuk kematian kekal.
Peristiwa itu menjadi inti pewartaan para murid-Nya, yang mereka sampaikan kepada semua orang, termasuk kepada kita. Pewartaan keselamatan mereka dukung dengan kesaksian hidup mereka, malahan dengan darah mereka. Itulah kebenaran yang harus disampaikan kepada seluruh umat manusia dari masa ke masa agar kita semua dapat hidup bersama dengan Allah dalam kebahagiaan kekal di Sorga.
Tugas pewartaan dan penggembalaan tidaklah ringan dan mudah, karena tentu banyak rintangan dan tantangan untuk menjadi ‘saksi Kristus’. Kristus mengetahui itu semua. Maka Ia mengutus Roh Kudus-Nya untuk mengingatkan kembali akan semua apa yang telah disabdakanNya dan meneguhkan mereka dalam perutusan. Roh Kudus juga menghibur, menolong, menguatkan dan memampukan kita, para murid-Nya, dalam perutusan kita menjadi saksi-saksi-Nya. (VLB)
DOA: “Tuhan Yesus, berilah saya hati yang taat dan mengasihi Allah dan sesama. Mampukan saya untuk menjadi saksiMu yang setia sepanjang hidupku.”
JANJI: “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Kisah Para Rasul 1:8
PUJIAN: Dalam masa pandemi Covid 19 ini, banyak petugas medis dan relawan, yang menjaga diri dengan ‘Prokes’, tidak gentar menghadapi bahaya terpapar virus itu demi melakukan tugas mulia.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ