MEWARTAKAN KERAJAAN SORGA
10 July 2024
Rabu, 20 Juli 2024
Hosea 10:1-3.7-8.12
Mazmur 105:2-3.4-5.6-7
Matius 10:1-7
“Pergilah dan beritakanlah : Kerajaan Sorga sudah dekat.” --- Matius 10:7
BANGGA DAN BAHAGIA dirasakan seorang murid jika gurunya yang sangat dihormati memberi tugas untuk melakukan pekerjaan besar. Hal seperti itulah yang terjadi pada kedua belas murid Yesus. Mereka diutus Yesus, Sang Guru untuk mewartakan kepada semua orang bahwa Kerajaan sorga sudah dekat.
Yesus menjadi contoh seorang guru yang sangat baik. Sebelum mereka berangkat menunaikan tugasnya, Yesus membekali mereka dengan kuasa mengusir roh-roh jahat, dan melenyapkan segala penyakit, serta segala kelemahan. Ia melarang mereka agar tidak menyimpang ke jalan bangsa lain, atau masuk ke dalam kota orang Samaria. Ia meminta mereka pergi kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Mereka diutus memberikan kesaksian tentang kedatangan Sang Penyelamat dunia dalam diri Yesus, sehingga semua orang mempercayai, datang, dan mengikuti Yesus sebagai jalan, kebenaran, dan kehidupan.
Tugas pewartaan ini juga berlaku bagi yang telah mengimani Yesus. Semuanya dipanggil untuk mewartakan Kerajaan Sorga, sebagai tempat dimana Allah memerintah dan kehendak-Nya sepenuhnya terjadi. Kita harus bangga, karena hanya oleh anugerah belas kasih-Nya, kita semua diperkenankan bekerja di ladang-Nya dalam memperluas Kerajaan Allah di dunia ini, dengan menggunakan semua talenta yang kita miliki. Yesus menginginkan semua orang menjalin hubungan yang baik dengan-Nya.
Dengan beriman dan mengikuti Yesus sejak di dunia ini, kita berharap memperoleh hidup kekal bersama-Nya di sorga. (Thony Octa)
DOA: ”Ya Yesus, bimbinglah dan arahkan hidup kami, agar selalu setia mewartakan Kabar Baik-Mu dengan mematuhi perintah-perintah-Mu, Amin.”
JANJI: “Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib! Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!” - Mazmur 105:2-3
PUJIAN: Kesetiaan Nabi Ester kepada bangsanya sangat menginspirasi. Meskipun sudah menjadi ratu, dia tidak melupakan identitasnya sebagai seorang Yahudi. Dengan menggunakan posisinya, dia berusaha menyelamatkan bangsanya, menunjukkan pentingnya kesetiaan dan tanggung jawab kepada komunitas kita. Ketergantungannya pada Allah ditunjukkan melalui doa dan puasa, mencari kekuatan dan bimbingan dari Tuhan sebelum mengambil tindakan berisiko.
Selain keberanian dan kesetiaan, Ester juga menunjukkan kebijaksanaan dan kerendahan hati. Dengan strategi bijak, dia mengundang Raja dan Haman ke beberapa perjamuan sebelum mengungkapkan rencana jahat Haman. Dari Ester, kita belajar bahwa penting untuk merencanakan dengan bijak dan tetap rendah hati, selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Kisahnya mengajarkan kita bahwa melalui iman dan integritas, satu individu dapat membawa perubahan besar.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)