MINTALAH, MAKA AKAN DIBERIKAN KEPADAMU
06 October 2022
Kamis, 6 Oktober 2022
Galatia 3 :1-5
MT Lukas 1:69-75
Lukas 11:5-13
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” --- Lukas 11:9
Di dalam kehidupan kita sering dihadapkan dengan banyak kebutuhan dan pergumulan hidup. Kemudian kita mencari pertolongan baik dari saudara kita, sahabat-sahabat dekat kita, dan juga bahkan dari orangtua kita. Namun pertolongan mereka selalu terbatas dalam waktu, tempat, maupun dalam kemampuan. Jadi semua keterbatasan ini membuat hati kita sering menjadi kecewa.
Dalam bacaan Injil Lukas 5:5-13 kita akan mempelajari bagaimana pertolongan Tuhan itu tidak terbatas. Dalam perumpamaan tentang seorang sahabat meminta pertolongan yang sangat terdesak, Yesus mengumpamakan kita sebagai sahabat-Nya dapat datang dengan tiba-tiba untuk memohon sesuatu kepada Allah dalam doa-doa kita. Alah selalu terbuka menolong kita dalam segala waktu, tidak perlu menunggu esok hari atau hari libur. Waktu tidak menghalangi Allah untuk menolong kita. Yesus mengajarkan sebuah prinsip sikap doa yang benar yaitu seperti seorang sahabat yang karena dekat dan akrab tidak canggung menyampaikan kebutuhannya kepada sahabatnya, demikianlah kita tidak perlu malu untuk meminta-minta kepada Tuhan.
Yesus ingin juga kita bertekun di dalam doa, bahkan terus menerus meminta, mencari, mengetuk. Kita sadar akan kebutuhan kita dan percaya bahwa Allah mendengar doa kita maka kita terus meminta. Mencari menunjukkan permohonan yang sungguh-sungguh dan sesuai dengan kehendak Allah. Mengetuk menunjukkan adanya ketekunan dalam menghampiri Allah sekalipun Ia tidak menjawab dengan segera. Ketukan doa akan makin keras apabila kebutuhan itu makin besar dan terdesak. Yesus membandingkan dengan ilustrasi jika kalian yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anakmu, apalagi Bapamu di Sorga. Tidak ada seorang ayah yang memberi batu kalau anaknya meminta roti. Oleh karena Allah kita adalah Allah yang murah hati. Dia selalu menyediakan yang terbaik untuk kita. Ia akan memberikan Roh Kudus kepada yang meminta kepada-Nya. Roh yang memberi rahmat dan berkat buat kehidupan kita. Memberi damai sejahtera, kasih, sukacita, murah hati. Allah kita adalah Yang Maha pemelihara pada kita anak-anak-Nya. Jangan kita pernah kehilangan harapan. Ia maha setia. (HW).
DOA: “Allah yang Maha Pengasih, berikan karunia iman agar kami percaya dan yakin Engkau pasti mendengar doa kami dan akan memberi yang terbaik sesuai dengan kehendak-Mu.
JANJI: “Ia melepaskan kita dari musuh-musuh kita, dan dari tangan semua orang yang membenci kita. Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada nenek moyang kita, dan mengingat akan perjanjian-Nya yang kudus.” - Lukas 1:71-72
PUJIAN: Ada contoh kisah dari PERJANJIAN Lama. Yakni Kisah: Hana, istri dari Elkana, yang mandul dan ibu dari nabi Samuel (1 Samuel 1:1). Hana tidak mempunyai anak/mandul. Hana tidak berhenti berdoa memohon kepada Tuhan agar diberikan seorang anak dengan bernazar bahwa anak tersebut akan menjadi milik Tuhan seumur hidupnya. Akhirnya Tuhan mengingat doa Hana dimana Hana melahirkan, Samuel. Bahkan Tuhan memberikan 3 anak laki-laki dan 2 anak perempuan lagi.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ