MISKIN DI HADAPAN ALLAH

09 September 2018

Minggu, 9 September 2018

Hari Minggu Biasa XXIII                                                                                  

Yesaya 35:4-7a

Mazmur 146:7.8-9a.9bc-10

Yakobus 2:1-5

Markus 7:31-37

 

"Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini  untuk menjadi kaya dalam iman danmenjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada
barangsiapa yang mengasihi Dia?”  ----
  Yakobus  2:5

 

ADA PERIBAHASA berbunyi “orang kaya maksud tercapai, orang miskin patah di tengah”. Itu mempunyai arti bahwa segala maksud orang kaya atau mulia dapat terlaksana karena banyak sarananya, tetapi maksud orang miskin tak tercapai karena kurang sarananya. Bahasa awamnya orang kaya makin bertambah kuat, namun orang miskin semakin lemah karena keterbatasan yang dimiliki. Yakobus mengingatkan kita untuk tidak memandang rendah orang miskin dan membedakan mereka daripada orang yang lebih berharta.

Cara pandang manusia berbeda dengan cara pandang Tuhan. Manusia melihat apa yang di depan mata dan respek terhadap orang yang bermateri, mempunyai kekuasaan, yang bisa menyenangkan dirinya, sedangkan Tuhan melihat ke kedalaman hati manusia. Allah mengasihi orang yang miskin di hadapan-Nya. Mereka adalah orang-orang yang menyesali perbuatan dosanya dan ingin melakukan perubahan hidup (metanoia); orang yang merasa tidak berdaya dan tidak mempunyai apa-apa sehingga sangat membutuhkan Tuhan; seseorang yang memiliki kerendahan hati (humble) dan selalu merasa haus dan rindu akan Tuhan.   

Bila saat ini kita dipandang rendah oleh orang lain karena keberadaan kita yang jauh dari hal yang bersifat materi, jauh dari kekuasaan, tidak bisa menyenangkan orang lain dengan melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hati nurani kita, hendaknya kita tidak perlu berkecil hati dan bersedih. Kita hanya perlu menjalani hidup dengan sebaik-baiknya, yaitu dengan menguatkan hati dan meneguhkan iman percaya kita kepada-Nya serta melakukan segala hal yang diperintahkan Tuhan melalui Sabda-Nya. Peneguhan itu dikuatkan oleh rasul Yakobus, “Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?” (Yakobus 2:5) 

Allah yang kita sembah sungguh menakjubkan dalam segala cara yang diperbuat-Nya. Hal itu dijelaskan dalam Markus 7:37, “Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata.” Bila Allah berkenan, maka Ia akan melakukan hal-hal ajaib di mata kita. Bagi manusia mungkin mustahil namun Allah berkuasa melewati segala ruang kemustahilan. Kitab Mazmur mengatakan bahwa Ia ”yang menegakkan keadilan untuk orang-orang yang diperas, yang memberi roti kepada orang-orang yang lapar. Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung.” Kita ini adalah manusia yang miskin di hadapan Allah, masih hidup terbelenggu di dalam kelemahan, ketidakberdayaan dan dosa. Asalkan kita mau berserah dan percaya kepada-Nya, maka Ia pun akan membebaskan kita. Hidup kita akan dibaharui seturut kehendak-Nya. (LP)

Doa: Tuhan, bebaskan kami dari segala kelemahan dan berilah kami kekuatan agar dapat menjalani hidup ini sesuai Sabda-Mu.

Janji: “Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!"  ----  Yesaya 35:4

Pujian: Santo Petrus Claver mencurahkan perhatian serta kasih sayang kepada mereka yang diperlakukan secara tidak adil oleh masyarakat di kota Cartagena Kolombia. Dia tidak pernah lelah mendesak para majikan budak untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para budak dan memperlakukan mereka dengan lebih manusiawi. Ia juga memperingatkan mereka agar menjalani hidup sebagai umat Kristiani yang lebih baik.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ


 

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.