MOMENTUM UNTUK MENCARI KEBIJAKSANAAN HIDUP
29 November 2022
Selasa, 29 November 2022
HARI BIASA PEKAN I ADVEN
Yesaya 11:1-10
Mazmur 72:2, 7-8, 12-13, 17
Lukas 10:21-24
”Roh Tuhan akan ada padanya, Roh Hikmat dan Pengertian, Roh Nasihat dan Keperkasaan, Roh Pengenalan dan Takut akan Tuhan;” ---- Yesaya 11:2
Kebijaksanaan tidak melulu lahir dari kecemerlangan intelektual atau status sosial seseorang. kebijaksanaan dapat muncul dari kesadaran akan makna dan tujuan hidup serta mampu bersyukur atasnya. Sederhana, namun tidak semua orang mampu menghidupinya. Allah memberikan anugerah hidup dan keutamaan kepada setiap orang hingga dalam cara-cara yang sangat sederhana sekalipun. Karena itu dibutuhkan sikap ketulusan untuk mampu menghargai setiap anugerah yang Allah berikan.
Panggilan pemuridan yang kita terima, yaitu menjadi murid Yesus memberikan konsekuensi untuk meninggalkan segala bentuk kesombongan duniawi yang menghambat relasi kita dengan Allah dan sesama. Untuk itu dibutuhkan kesederhanaan dan kerendahan hati dalam bersikap serta terbuka agar sanggup menjawab undangan Allah dalam kehidupan sehari-hari.
Masa Adven menjadi kita sebuah momentum penuh rahmat untuk menata hidup dan harapan kita. Maka Adven tidak sekedar sebuah penantian melainkan kesanggupan serta kemauan untuk mengisi dan memaknai hidup sambil mewujudkan harmoni dalam kehidupan. Kedamaian segenap makhluk dilukiskan begitu indah oleh Nabi Yesaya, "Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing (Yes. 11:6).
Adakah kita berupaya mewujudnyatakan kedamaian dalam hidup bersama? Apa niat yang hendak kita buat di masa Adven ini?.(SW)
DOA : Ya Tuhan Yesus, berilah aku rahmat-Mu agar sanggup untuk memahami dan menghayati kebijaksanaan-Mu yang membawa kebahagiaan kekal. Amin.
JANJI : Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Lukas 10:21
PUJIAN : Menurut orang-orang suci, hidup kita itu dipanggil untuk menuju ke kebahagiaan kekal, maka dalam hidup ini agar tercapai dibutuhkan kebijaksanaan hidup, dan kebijaksanaan ini bukan dari pikiran kita dan usaha kita. Kebijaksanaan hidup berasal dari Allah Bapa yang maha bijaksana, kebijaksanaan Allah terwujud dalam firmannya dan firman itu adalah Yesus sendiri maka, seluruh kitab suci baik perjanjian lama maupun perjanjian baru yang terinspirasi oleh Roh Kudus yakni roh Allah sendiri adalah sabda kebijaksanaan. Memang dalam kitab perjanjian lama ada Jenis Sastra Kebijaksanaan umpamanya, kebijaksanaan Salomo, penghotbah, kidung agung. Dan juga kitab dari nabi-nabi besar yaitu: yesaya, yeremia, yeheskiel, daniel serta duabelas nabi-nabi kecil antara lain Amos.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ