MURID KRISTUS
06 April 2022
Rabu, 4 April 2022
Daniel 3:14-20.24-25.28
Daniel 3:52.53.54.55.56
Yohanes 8:31-42
”Jikalau kamu tetap dalam firman Ku, kamu benar-benar adalah murid Ku” --- Yohanes 8:31
SEBAGAI SEORANG murid, tentu belajar dan mengikuti gurunya. Begitu juga Yesus mengajarkan orang Yahudi yang percaya kepadaNya. “Jikalau kamu tetap dalam firman Ku, kamu benar-benar adalah murid Ku.” Yesus juga menghendaki semua yang percaya kepadaNya menjadi muridNya. Untuk bisa menjadi murid, diperlukan pemahaman akan pribadi sang Guru, dan menjalankan ajaraNya. Sehingga hidup sang murid sungguh seperti gurunya. Yesus menghendaki adanya relasi pribadi yang akrab dengan kedekatan murid dengan Nya.
Yesus adalah Sang Kebenaran, yang akan membebaskan dan memerdekakan. Setiap murid yang mau bersama Yesus harus dimerdekakan dari setiap perhambaan -perhambaan yang mengikat. Orang hidup sebagai ‘hamba’ , hidupnya dikontrol, didikte atau diperbudak oleh hawa nafsu, oleh naluri atau oleh godaan setan. Untuk bisa lepas, diperlukan perjuangaan untuk membebaskan diri dari setiap keterikatan yang tak-teratur yang membuat murid tidak hidup seperti Yesus. Orang menerima Yesus karena telah mengenal Dia dan menjalankan firmanNya, sehingga kebenaran menjadi landasan kehidupan yang akan membawanya kepada kemerdekaan.
Marilah kita membebaskan diri dari setiap perhambaan yang mengikat kita dan menjadikan kita tidak bebas dalam peduli dan melayani Tuhan dan sesama. Caranya ialah dengan semakin mengenal sang kebenaran, yakni Tuhan sendiri, lewat membaca dan merenungkan serta menghayati firman Nya. Tidak hanya menjadi pendengar tetapi pelaku firman, serta tinggal tetap dalam firmanNya. (HUI)
DOA: Tuhan Yesus, kami bersyukur boleh mengenalmu sebagai sang Guru. Berilah kami rahmat untuk mampu menjalankan firmanMu yang memerdekan kami dari segala dosa yang mengikat dan memperbudak kami. Amin.
JANJI : “Terpujilah Engkau dalam BaitMu yang mulia dan kudus, Engkau patut dinyanyikan dan dimuliakan selama-lamanya.” - Daniel 3:53
PUJIAN: Santa Sisilia yang hidup sekitar abad ke-3 di Roma. Ia wafat (304) sebagai salah satu martir perawan paling terkenal Dia adalah santa pelindung musik dan para musisi. Dia membagikan hartanya kepada orang miskin, yang membuat marah pejabat kerajaan Roma, Perfektur Almachius, yang memerintahkannya agar ia dihukum bakar. Ketika api tidak melukainya, maka dia kemudian dipenggal. Gereja merayakannya setiap tanggal 13 Desember.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ