NAMANYA SUDAH TERKENAL

03 February 2017

Jumat, 3 Februari 2017

St. Blasius, UskMrt

St. Angarius, Usk

Ibrani 13:1-8

Mazmur 27:1,3.5.8-9

Markus 6:14-29

NAMANYA SUDAH TERKENAL

 “Tuhanlah cahaya dan penyelematku, siapa ‘kan kutakuti?” --- Mazmur 27:1

KISAH PEMBUNUHAN Yohanes Pembaptis diawali dengan peristiwa Yesus, yakni Nama Yesus sudah terkenal di mana-mana sampai ke telinga Raja Herodes. Karena mempunyai rasa bersalah, maka bila Herodes mendengar ada orang suci sehebat Yohanes, yang ia bunuh tentu saja, hati terbayang-bayang akan Yohanes yang ia kagumi dan ia bunuh. Dan Yesus dikira Yohanes bangkit kembali. Itulah rasa perasaan Herodes yang dihantui rasa bersalah.

Munculnya Yesus menimbulkan macam-macam reaksi. Herodes menanyakan siapa Yesus itu. Ia dengar dari orang-orang bahwa Yesus adalah salah seorang dari nabi yang bangkit kembali. Mungkin Dia itu nabi Elia. Kata orang kuasa-kuasa Yohanes yang Herodes bunuh ada pada Yesus. Ini membuat Yesus tambah hebat.

Yesus diterima sebagai nabi. Dan tugas nabi adalah mengajar dan menegur. Bukan hanya sekarang, dahulupun sama. Menegur seseorang yang baru berkuasa, membawa resiko tinggi. Ini bisa berarti kehilangan hak hidup-nya. Itu yang dialami Yohanes Pembaptis yang berani menegur Herodes karena perilakunya yang berdosa.

Kisah yang dialami oleh Yohanes Pembaptis, menegaskan kepada kita para murid Yesus, bahwa  berat dan beresiko  tinggi menghadapi kenyataan hidup, menjadi saksi Kristus, mewartakan ajaran-Nya.  Dari sisi lain, kita juga belajar dari pengalaman bersalah dari Herodes. Rasa bersalah bisa membawa kita, bisa bertabrakan dengan rasa ‘gengsi dan cinta diri’ sebagaimana Herodes alami. Orang lalu kehilangan akal sehat.

Satu-satunya jalan, ialah kita mengakui kesalahan  kita dan bertobat. Bila tidak, rasa bersalah terus akan menghantui kita, dan membawa kita ke kesombongan rohani dan lupa bahwa ada pengampunan dari Dia yang Maharahim. Dia juga berkuasa merubah hidup kita kembali menjadi orang benar.

Doa: Bapa, berilah aku kerendahan hati. Bila aku bersalah, buatlah hati kami menerima teguran dari-Mu. Tuntunlah kami kembali ke jalan-Mu.

Janji: “Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!” Anak itu pergi dan menanyakan ibunya: “Apa yang harus kuminta?” Jawabnya: “Kepala Yohanes Pembaptis!” ...  Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya.” --- Markus 6:23-24,26

Pujian: Tiap tanggal 3 Februari, ada tradisi saleh dalam Gereja, yakni diberikannya “Berkat Santo Blasius”, rahmat yang membebaskan kita dari penyakit dan gangguan tenggorokan.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.