NATAL SEJATI BUTUH ADVENT
01 December 2019
SATU PERJAMUAN
DESEMBER 2019
Minggu, 1 Desember 2019
Minggu Advent I
Yesaya 2:1-5
Mazmur 122: 1-2, 4-9
Roma 13:11-14a
Matius 24:37-44
“Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhan-mu datang” --- Matius 24:42
DI KOTA-KOTA BESAR, ‘mall-super-market’ dan toko-toko serta restoran sudah berhiasan diri menyambut Natal, jauh sebelum Advent. Kalau Natal kita artikan menghias dan mendekor toko dan rumah-rumah tinggal serta tukar menukar kado, kiranya sama sekali tak perlu Advent. Pemaknaan Natal yang benar sangat menentukan arti Advent dan kepentinan adanya Advent.
Tetapi bila Natal adalah suatu ‘resepsi agung’ menyambut Kado teragung, yakni ‘Keselamatan’ dalam Yesus (Rm 13:11), maka kita sangat membutuhkan persiapan besar-besaran sebagaimana Allah kehendaki kita adakan. Kita membutuhkan setiap saat yang berharga dari Advent ini. Maka sangatlah keliru dan bodoh kalau kalau kita persiapkan apalagi rayakan Natal jauh hari sebelum Advent.
Juga kalau Natal kita maknai dengan ‘keadaan damai sejahtera di bumi di antara orang yang berkenan kepada-Nya’, maka bangsa-bangsa pun tak akan berlatih untuk berperang lagi (Yes 2:4). Ini berarti kita membutuhkan sekali Advent yang benar-benar merubah dan merombak perilaku hidup orang-orang, dan suatu gelombang pertobatan yang mengagumkan guna menyambut Yesus sebagai Sang Damai kita (Ef 2:14). Dan akhirnya kita-kita akan menjadi juru-damai (Mat 5:9). Dan lagi, kalau Natal bukan lagi sekedar lampu-lampu hias warna-warni di pohon-pohon dan gedung-gedung, tetapi lebih yang berhubungan dengan Yesus sebagai Terang Dunia (Yoh 1:4), maka benar-benar kita membutuhkan Advent kesempatan pertobatan yang mencerahkan.
Bila Natal itu hanya bermakna ‘ecek-ecek’, maka Advent tak mempunyai makna apapun. Tetapi sebaliknya, bila Natal adalah tentang ‘Datang-nya Yesus dalam suatu kemuliaan yang baru’, maka Advent, yang kita mulai hari Minggu ini, adalah suatu keniscayaan. Maka Advent itu sangat dan sangatlah penting.
Mari kita patuhi kehendak Allah sampai yang kecil-kecil dalam Masa Advent ini. Kita jangan ikut-ikutan orang untuk merayakan Natal sebelum dan dalam Masa Advent ini. Kalau itu kita lakukan, kita tentu tak akan merayakan Natal yang sejati. Semoga kita menyambut dan menghayati Masa Advent sebaik mungkin.
Doa: Ya Bapa, di hari pertama Tahun Gereja ini, berkatilah diriku untuk memulai suatu hidup dengan dimensi baru dalam hidupku.
Janji: “Mari kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya” --- Yesaya 2:3
Pujian: Setelah Konsekrasi, Imam yang memimpin Misa mengajak kita mengucapkan/menyanyikan Anamnese “Marilah menyatakan iman kita”. Dan kita menanggapinya, ”Wafat Kristus kita maklumkan, Kebangkitan-Nya kita muliakan, Kedatangan-Nya kita rindukan”.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ