NELAYAN TUHAN JAMAN INI
30 November 2024
Sabtu, 30 November 2024
Roma 10:9-18
Mazmur 19:2-3.4-5
Matius 4:18-22
"Yesus berkata kepada mereka : "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." --- Matius 4:19
INJIL HARI ini menceritakan bagaimana Yesus memanggil muridmurid-Nya yang pertama. Ada 4 orang yang pertama-tama dipilih Yesus, mereka adalah Simon yang disebut Petrusr dan Andreas, saudaranya, serta Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya. Mereka berempat adalah orang orang sederhana, tidak berlatar pendidikan tinggi, bukan dari kalangan bangsawan atau orang kaya dan terpandang. Mereka orang yang sangat biasa-biasa saja, pekerjaan mereka sehari-hari adalah nelayan dengan perahu sederhana dan jala.
Ketika Yesus memanggil, mereka sedang menebarkan jala di danau Galilea. Yesus berkata kepada mereka : "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. (Matius 4:19-20). Sekilas tersirat dalam pikiran kita, mengapa Yesus memilih orang-orang yang biasa-biasa saja untuk menjadi murid-Nya?
Yesus membutuhkan orang-orang yang sederhana namun bersedia memberi diri serta membuka hati untuk mau belajar dan dibimbing oleh-Nya, sehingga Ia pun leluasa untuk memberi diri-Nya secara total sebagai Guru bagi mereka. Yesus membentuk karakter mereka lewat sabda dan setiap tindakan-Nya. Selain itu, Yesus adalah Soko Guru, teramat bijak, sangat jeli dan piawai melihat keunggulan-keunggulan yang tersembunyi dibalik tampilan para nelayan sederhana itu. Keunggulan-keunggulan yang Ia perlukan untuk dapat menangkap hati manusia.
Apa saja keunggulan para nelayan itu? Kesabaran, keteguhan/tidak mudah menyerah, dorongan/motivasi diri yang kuat, melihat situasi dengan cermat dan menentukan waktu yang tepat untuk diam atau bertindak, bijak dalam menentukan sikap, memahami dan melakukan pendekatan yang tepat untuk mendapatkan tangkapannya ( memberi umpan yang tepat), tidak menonjolkan diri sekalipun bayangannya. Ini hanyalah sebagian dari keunggulan yang dikenali Yesus dari murid-murid pertama-Nya itu yang melalui bimbingan dan teladan-Nya nyata berhasil menangkap hati berjutajuta, bermilyar-milyar manusia sejak jaman mereka hingga saat ini.
Kita termasuk orang-orang yang tertangkap itu. Dan, Yesus telah pula mengutus kita untuk pergi melanjutkan misi-Nya. Mewartakan Injil, membawa Kristus kepada banyak orang/sesama kita terutama mereka yang tidak, dan yang belum mengenal Kristus secara benar, menjadikan mereka sebagai murid-murid-Nya juga (bdk.Matius 28:19-20).
Segala yang Yesus ajarkan dan nyatakan dalam keteladanan hidup-Nya telah diwariskan oleh para murid terdahulu/para rasul kepada kita. Tertuang dalam Kitab Suci, tradisi suci, ajaran para rasul yang secara estafet diteruskan dalam magisterium oleh para Sapa Gereja (kuasa mengajar Gereja dalam tuntunan Roh Kudus). Ini semua adalah warisan iman, harta dan bekal yang tal< ternilai yang telah disediakan untuk kita.
Sekarang, kita tidak perlu sampai meninggalkan jala kita : mata pencaharian, pekerjaan kita, jabatan kita untuk mengikut Yesus. Tidak masalah siapa kita, berapa harta/jabatan yang kita punya, Tuhan hanya minta kita menyerahkan hati kita yang terbuka dan mau dibimbing oleh Roh KudusNya, menaati perintah-Nya, belajar dari Sabda-Nyar mengikuti teladan perbuatan kasih-Nya, bekerja meraih jiwa-jiwa sesama di ladang dimana Tuhan sudah menempatkan kita masing-masing. Belajar juga dari nilai-nilai unggul para nelayan terdahulu, mari kita menjadi nelayan Tuhan yang unggul dan memuliakan Tuhan di jaman ini. (Amanda)
DOA: "Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau telah mengutus dan membimbing murid-murid-Mu untuk mencari dan mendapatkan kami, Engkaulah jaminan kese[amatan kami saat ini sampai selama-[amanya. Tuhan, bimbinglah kami agar sanggup melakukan perutusan yang ditugaskan dengan baik dan memuliakan nama-Mu, Amin"
JANJI: "Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar; tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi." - Mazmur 19;4-5
PUJIAN: Hari ini, setiap tanggal 30 November, Gereja merayakan pesta peringatan Santo Andreas Rasul ( saudara dari Simon Petrus) yang pertama-tama dipiih Yesus menjadi murid-Nya. Andreas yang sebelumnya telah berguru kepada Yohanes Pembaptis, ia bersama seorang temannya mendengar ucapan Yohanes Pembaptis bahwa Yesuslah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, Mesias yang dinantikan. Seketika ia percaya kepadaNya dan berusaha mengenal Dia, berdua dengan temannya itu Andreas berjalan mengikuti di belakang Yesus, dan ketika Yesus menoleh melihatnya, bertanya kepadanya : "Apa yang kamu cari?" Andreas balik bertanya : "Guru/Rabi dimanakah Engkau tinggal?" yang dijawab Yesus : "Mari ikutlah Akü, dan kamu akan melihatnya!" dan hari itü Andreas dan temannya tinggal bersama Yesus. Andreas tidak menikmati sukacita dan perjumpaannya dengen Yesus seorang diri, ia kemudian segera mencari saudaranya, Simon Petrus dan menceritakan bahwa ia telah menemukan sang Mesias, dan dengan pembawaannya yang meyakinkan mengajak Simon Petrus untuk bertemu dengan Yesus Sang Mesias. inilah cikal bakal keikutsertaan Andreas dalam karya keselamatan Kristus. Sejak saat itü ia mulai mengikuti dan mendengarkan pengajaran-pengajaran Yesus, sampai ketika Yesus melihatnya sedang menjala ikan bersama Simon Petrus, Yesus memanggilnya untuk mengikuti DIA, dengan spontan dan segera ia meninggalkan jalanya, suatu langkah berani karena begitu yakin dan percaya kepada D?A, ia menyerahkan diri dan hatinya kepada Yesus. Seperti inilah si kap yang Tuhan mau: percaya penuh, mencari Dia, mengenal Dia, mengikuti Dia.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)