NENEK MOYANG SEGALA BANGSA
08 September 2021
Rabu, 8 September 2021
Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria
Mikha 5:1-4a
Mazmur 13:6ab, 6cd
Matius 1:1-16, 18-23
“Imanuel: Allah menyertai kita.” Matius 1:23
MEMBACA SILSILAH Yesus Kristus, mengingatkan saya pada saat saya mau memilih pasangan hidup. Orangtua saya menanyakan bibit, bobot, bebet calon istri saya, anak siapa, di mana rumahnya, apakah dari keluarga baik-baik, dst. Begitu pun demikian dengan pilihan Allah yang dalam Injil Matius menuliskan susunan asal muasal nenek moyang Yesus mulai dari Bapa Abraham sampai kepada Yesus.
Menurut adat Yahudi pada waktu itu, silsilah keluarga diambil dari garis keturunan “ayah” (Mat 1:16). Maksudnya berdasarkan garis keturunan Yusuf (secara hukum), walaupun ia bukan ayah Yesus secara biologis (Mat 1:20), karena Yesus dikandung oleh Bunda Maria dari Roh Kudus. Yang agak tidak lazim di jaman itu adalah ada nama-nama wanita yang dimasukkan dalam daftar silsilah ini, bahkan ada yang dari kalangan yang kurang baik dan bukan dari bangsa Yahudi. Nama-nama wanita itu :Tamar, Rahab, Rut, Batsyeba dan Maria.
Itulah silsilah dari keluarga Yesus, ternyata jika kita cek dan ricek dari leluhur Yesus itu, ada yang tidak sempurna menurut adat Yahudi. Yang hendak dikatakan Injil ini adalah bahwa keselamatan merupakan hak setiap manusia di muka bumi ini, tanpa memandang Yahudi atau bukan Yahudi, dan bagi orang percaya silsilah tersebut adalah nenek moyang bagi segala bangsa, bagi kita yang mengikuti Dia. Jadi tidak usah kita ragu untuk tetap taat dan setia kepada-Nya walaupun kita bukan bangsa Yahudi. (F4)
DOA: “Kami berterima kasih atas ajakanMu untuk mengikuti Engkau. Ini semua bukan berasal dari usaha kami, tetapi Engkaulah yang memilih kami untuk menjadi pengikut-Mu. Kuatkanlah dan berilah kami rahmat-Mu agar kami dapat merasakan penyertaan-Mu dalam langkah hidup kami.”
JANJI: “Hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu.” Mazmur 13:6b
PUJIAN: Hari kelahiran Perawan Maria pada tanggal 8 September ini memang patut dirayakan dengan penuh sukacita karena kesetiaan dan keteladannya menjadi ibu Yesus Kristus.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ