PANGGILAN KE HIDUP KEKAL

26 May 2020

Selasa, 26 Mei 2020


S. Filipus

NP Hari 5

Kisah Pr Rasul 20:17- 27

Mazmur 68:10-11, 20-21

Yohanes 17:1-11a

 

“Terpujilah Tuhan. Hari demi hari Ia menanggung kita...” - Mazmur 68:20

 

TAK ADA SEORANGPUN yang tidak mengharapkan masuk surga saat kita mati. Masuk dan diam di surga itu selamanya. Maka masuk surga berarti menikmati hidup kekal. Yesus memgungkapkan sebenarnya kita tak perlu mati untuk masuk ke hidup kekal itu. “Hidup kekal” adalah  mengenal Allah dan Putera-Nya, yakni Yesus Kristis (Yoh 17: 3). Inilah yang dilakukan Yesus agar hal ini bisa terjadi dalam hidup kita ini sekarang ini. Waktu berdoa kepada Bapa, Yesus berkata, “Aku telah menyatakan Nama-Mu kepada semu  orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia” (Yoh 17: 6). Bagaimana hal ini dilakukan oleh Yesus ?   Hanya dengan Dia hidup bersama kita. Yesus adalah ‘gambar’ yang sempurna dari Allah Bapa (Yoh 14:9). Keseluruhan hidup-Nya, sampai yang kecil-kecil, menyatakan kepada kita ‘misteri’ Allah Bapa.

Inilah Janji yang teramat agung dari hidup kristiani ! Maksudnya hidup kekal itu bisa dimulai saat ini, sewaktu kita hidup di bumi ini. Dengan datang menghadap Yesus –entah lewat doa-doa, Adorasi Sakramen Mahakudus, atau lewat Persekutuan bersama umat kristiani yang lain – kita menghadap hadirat Allah.

Harapan masuk ke dalam hidup kekal, ini bukan sekedar kerinduan  kita saja. Ini juga kerinduan Allah sendiri terhadap kita. Kalau dihitung ternyata ada lima kali dalam perikop itu Yesus menunjuk kita sebagai umat yang dianugerahkan Bapa kepada Yesus. Wow, begitu menakjubkan! Kita datang kepada Yesus itu bukanlah kita yang berinisiatif memilih Dia, tetapi Allah-lah yang memilih kita.

Yesus memohon Allah agar  berkenan melindungi dan menjaga kita, “Ya Bapa yang kudus peliharalah mereka dalam Nama-Mu, yaitu Nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku  (Yoh 17:6). Dalam Doa Yesus ini, kita dapat gunakan sendiri untuk berdoa. Kita bebas boleh memasukkan nama kita sendiri atau nama anggota keluarga ataupun teman. “Pelihara dan  lindungi Tantri adikku, ... Pelihara dan lindungi Darta, anakku, dalam Nama-Mu! ... ”

Kita bisa mengharapan kehadiran-Nya saat ini juga. Ini bukanlah suatu pemberian yang kita sambut dengan pasif. Setelah Yesus memperkenalkan Nama Bapa kepada kita, Yesus juga mengundang kita untuk ikut memperkenalkan Allah kepada orang-orang seputar kita – kepada semua orang, Allah panggil mereka itu untuk mengenal-Nya! Yesus ‘meluhurkan dan memuliakan’ Allah dengan mewahyukan kerahiman dan kebaikan Allah, kedermawanan dan  kuasa-Nya menyembuhkan. Dan lewat Roh Kudus, Yesus inginkan agar kita-kita ini menyatakan belas kasih dan kebaikan-Nya kepada para tetangga kita di masyarakat.

 

DOA: Ya Yesus, tuntunlah daku untuk lebih mengenal Dikau semakin dalam dan luas, supaya hidup ku ini memantulkan kehadiran-Mu  kepada orang yang kujumpai!

JANJI: “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau,satu-satunya Allah yang benar dan mengenal Yesus Kristus  yang Engkau utus!” - Yohanes 17:  3

PUJIAN: Bu Warni, setengah baya, hidup di kursi roda. Ia tak pernah berwajah muram. Ia selalu ceria bila menyambut orang yang ia jumpai. Dari kursi rodanya, ia selalu mendoakan agar semakin banyak orang mengenal Yesus sang Juruselamat.

 

Penanggung Jawab Renungan: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.