PANGGILAN KE KEKUDUSAN
27 August 2021
Jumat, 27 Agustus 2021
St. Monika
1 Tesalonika 4:1-8
Mazmur 97:1-2, 5-6, 10-11
Matius 25:1-13
“Allah memanggil kita bukan untuk melakukan yang cemar, melainkan apa yang kudus.” 1 Tesalonika 4:7
PAULUS MENGATAKAN bahwa Allah memanggil kita untuk kekudusan dan kehormatan, dalam hubungan kita satu sama lain, khususnya dalam relasi pria dan wanita. Panggilan Tuhan ini saat ini benar-benar merupakan suatu tantangan mengingat adanya ketegangan dalam hidup berkeluarga. Maka tepatlah kalau kita patut berdoa bagi semua pasutri dan mereka yang bertunangan.
— Tuhan limpahkan berkat-Mu atas semua pasangan suami-istri dan mereka yang mau nikah. Biarkan mereka merasakan kehadiranMu dalam diri satu sama lain. Tunjukkan kepada mereka kesatuan mereka sebagai pria dan wanita dapat menjadi tanda hidup dari kasih dan rahmat-Mu
— Bagi pasangan yang bergumul dengan tantangan seperti sakit penyakit atau kesukaran keuangan. Berjalanlah, ya Tuhan, bersama mereka sewaktu mereka memanggul beban berat hidup mereka. Dikaulah yang mampu menjadikan sesuatu yang baik dari situasi yang paling jelek. Ajarilah mereka dapat menemukan kekuatan dan hiburan bukan hanya dari mereka sendiri, melainkan dari-Mu!
— Bagi pasangan yang terluka oleh ketidaksetiaan. Ya Tuhan, limpahkan rahmat guna dapat mengembalikan saling percaya dan rasa kesetiaan. Bantulah mereka untuk dapat membangun kembali apa yang telah hancur. Mampukan mereka untuk saling mengampuni satu sama lain. Dan hidupkanlah kembali api cinta yang dulu Dikau taruhkan ke dalam hati mereka.
— Bagi yang baru saja nikah. Tuhan, bantulah mereka membangun hidup rumah tangga mereka pada fondasi janji-janji-Mu dan kasih karunia-Mu. Semoga hidup mereka berdua tangguh dalam menghadapi badai kehidupan, khusus yang datang dari godaan hidup penuh cinta-diri bukannya berpusat pada tujuan yang dikehendaki Allah.
— Bagi pasangan yang baru bertunangan. Ya Tuhan tuntunlah mereka berdua lewat ‘Kursus Membangun Rumah Tangga’, lewat para pendamping dan pembimbing, untuk berani dan saling percaya menuju ke pelaminan, sebagai panggilan suci.
— Bagi pasangan yang sudah mapan dan menghayati panggilan hidup berkeluarga. Tuhan jadikan mereka bukan hanya patuh pada-Mu tetapi jadikan mereka teladan hidup berkeluarga, sebagai gereja-gereja kecil. (SW)
DOA: “Tuhan jadikanlah semua keluarga di Paroki kami sebagai saksi-saksi kehadiran, cinta dan kesetiaan-Mu.”
JANJI: “Hai orang-orang yang mengasihi Tuhan, bencilah kejahatan.” 1 Tesalonika 4:10
PUJIAN: Dalam Kursus Persiapan Perkawinan yang sekarang disebut “Membangun Rumah Tangga” (MRT), diselenggarakan dengan tatap muka dan saat-saat ini secara virtual lewat Zoom. Sangat didorong agar para pasangan berkumpul dalam kelompok ‘sharing’, dan diharapkan kelompok itu bisa tetap ada sewaktu mereka setelah nikah, untuk saling berbagi pengalaman dan saling mendoakan dalam menghayati hidup keluarga.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ