PANGGILAN MENUJU KEKUDUSAN
12 June 2020
Jumat, 12 Juni 2020
1 Raja-Raja 19:9a,11-16
Mazmur 27:7-8a,8b-9abc,13-14
Matius 5:27-32
“Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, daripada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.” ---- Matius 5:29-30
DI DALAM BACAAN Injil hari ini Tuhan menjelaskan mengapa orang bisa memiliki hati yang kotor. Semua ini dilukiskan dalam bahasa kiasan. Menurut Yesus, segala sesuatu yang menjadi penyebab atau pembujuk dosa harus dibuang. Segala sesuatu yang menyebabkan kita tergoda oleh dosa harus secara tuntas kita hindari atau singkirkan dari hidup kita.
Beberapa hal yang menyebabkan hati kita kotor adalah seperti kebiasaan yang buruk yang ada dalam hati dan pikiran kita di mana semua kebiasaan tersebut jelas bertentangan dengan kebenaran firman Allah dan membuat diri kita jelas-jelas jatuh dalam dosa.
Ada ‘tiga’ saran untuk membebaskan diri kita dari hal-hal yang salah ini:
- Harus dengan tegas mengatakan ‘tidak’ terhadap diri sendiri. Hendaklah kita berusaha mampu menguasai diri kita sendiri.
- Aktif mengisi hidup kita dengan pelayanan dan perbuatan baik atau hal-hal yang positif sehingga kita tidak mempunyai waktu luang untuk memikirkan hal-hal yang keliru apalagi sesat.
- Mengisi pikiran dengan hal-hal yang baik dan positif dengan Firman Tuhan, buku-buku bacaan yang baik dan hiburan yang sehat, pembicaraan yang membangun.
Tuhan meminta kita untuk hidup kudus di hadapan-Nya dengan cara memiliki hati yang takut akan Tuhan, hidup sesuai dengan firman-Nya dan dapat menguasai diri. Oleh sebab itu
hendaknya kita selalu menjaga mata, hati dan pikiran kita, agar tidak memikirkan hal-hal yang menjatuhkan kita dalam perbuatan zinah / dosa lain entah itu secara kelihatan atau tidak kelihatan. Kita diajak untuk selalu mendengarkan dan melakukan apa yang baik dan benar dalam pikiran dan perbuatan kita supaya hidup kita tetap suci dan murni di hadapan Tuhan. (JRS)
DOA: Ya Tuhan, curahkan Roh Kudus-Mu atasku supaya aku dapat mempersembahkan tubuhku untuk memuliakan nama-Mu. Amin.
JANJI: “Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.” ---- Filipi 4:9
PUJIAN : Dalam daftar lama berisi para Kudus yang dirayakan 12 Juni, tercatat St. Yohanes Fakundus yang lahir di Spanyol 1419. Ia telah menjadi saluran berkat Tuhan untuk banyak orang. Melalui hidupnya yang penuh dengan ketaatan dalam kekudusan telah menjadikan dia sebagai orang pilihan Tuhan dalam memulihkan dan meningkatkan kehidupan moral serta penghayatan iman umat melalui khotbah-khotbahnya. Ia wafat tahun 1479.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ