PARA MURID DIUTUS YESUS
11 June 2024
Selasa, 11 Juni 2024
Kisah Para Rasul 11:21b-26; 13:1-3
Mazmur 98:1.2-3ab.3c.4.5-6
Matius 10:7-13
“Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang yang sakit kulit; usirlah setan-setan.” --- Matius 10:7-8
TUGAS AKHIR sebagai Para Murid, mereka diutus oleh Yesus untuk mencari dan menemukan domba-domba yang hilang. Dalam tugas perutusan ini, mereka ditugaskan untuk memberitakan kerajaan surga sudah dekat artinya keselamatan kekal yang telah dinubuatkan oleh para Nabi akan datang mesias yang menyelamatkan orang Israel. Hal itu digenapi, bahwa mesias yang datang dinyatakan di dalam diri Yesus Kristus. Kedatangan Yesus sebagai penyelamat ditandai dengan peristiwa baptis Yesus yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan. “Kemudian sesudah Yesus dibaptis, langit terbuka dan Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya dan terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada- Nyalah Aku berkenan.” (Mat 3, 16-17)
Selain tugas mewartakan kabar keselamatan (memperbaharui kehidupan rohani), Yesus meminta Para Murid membantu mereka juga memperbaharui kehidupan jasmani, yaitu kesembuhan bagi yang sakit, kebangkitan bagi yang mati, mentahirkan penyakit kulit dan mengusir setan yang mengganggu kehidupan orang Israel. Melalui tanda-tanda ini, diharapkan orang Israel yang selama ini tidak percaya, mereka meyakini bahwa di dalam nama Yesus Kristus, tiada yang mustahil, jika Allah yang menghendaki untuk kemuliaan nama-Nya.
Apakah tugas perutusan ini berhenti begitu saja sampai pada Para Murid Yesus langsung atau tugas perutusan terus berlanjut kepada kita sebagai pengikut Kristus? Jawabannya adalah bahwa tugas perutusan ini terus berlanjut, bagi kita yang telah dibaptis dan menjadi pengikut Kristus, agar kita yang sudah menerima keselamatan, dapat mengajak orang lain untuk menerima keselamatan. Tentu saja dalam perutusan, kita harus membekali diri kita dengan pengetahuan alkitab, ajaran gereja, hidup kudus dan mempunyai kemauan yang kuat di bawah bimbingan Roh Kudus untuk melakukan pewartaan. Walaupun tidak mudah dan banyak kendala dan tantangan dalam pewartaan, tetapi kita bersama dengan komunitas spiritualitas, dengan penuh iman, bahwa tiada yang mustahil bagi Allah, banyak domba-domba yang hilang ditemukan kembali. (S. Indra Wahyu)
DOA: “Allah Bapa di surga, firman-Mu melalui Kitab Suci mengajarkan kepada kami bahwa tugas perutusan tetap dilakukan hingga saat ini, karena masih banyak domba-domba yang hilang yang perlu ditemukan kembali. Semoga Roh Kudus membimbing kami untuk dapat mengambil bagian dalam tugas perutusan, Amin.”
JANJI: ”Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.” - Mazmur 98:1
PUJIAN: Pesta St. Barnabas Rasul. Riwayat hidup Barnabas dapat ditemukan di dalam Kisah Rasul 4, 9, 11, 13 dan 15. Ia berasal dari Siprus, keturunan bangsa Yahudi dari suku Lewi. Ia bersedia menerima nama baru “Barnabas” (Putera Penghiburan) yang diberikan para rasul sebagai pengganti nama aslinya, Yosef. Ia dikenal luas karena hubungannya dengan Paulus. Barnabaslah yang menghantar Paulus kepada para Rasul untuk menceritakan peristiwa penampakan Tuhan pada Paulus di tengah perjalanannya ke Damsyik untuk menangkap orang-orang Kristen disana. Ia-lah yang menyakinkan para rasul tentang kehidupan baru Paulus setelah peristiwa penampakan Tuhan itu. Keberanian Paulus mengajar di Damsyik dalam nama Yesus juga dijelaskan kepada mereka. Dalam misi pertama penyebaran Injil di Asia kecil itu, mereka mempertobatkan banyak orang. Tetapi sebaliknya mereka pun mengalami banyak penderitaan demi Injil Kristus.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)