PENTINGNYA KERENDAHAN HATI DAN IMAN DI HADAPAN ALLAH

12 September 2022

Senin, 12 September 2022

1 Kor.11:17-26

Mazmur 40:7-8a,8b-9,10,17

Lukas 7:1-10



“Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!." ---- Lukas 7:9


SEORANG PERWIRA Romawi yang takut akan Allah dan sangat mengasihi orang Yahudi menjadi tokoh penting dalam bacaan Injil hari ini. Setidaknya, ini dibuktikannya ketika ia mau menanggung biaya pembangunan rumah Ibadat. Perwira ini juga sangat mengasihi hambanya. Ketika hambanya sakit, melalui tua-tua Yahudi, ia meminta agar Yesus datang untuk menyembuhkan.

Kita lihat di sini ada sesuatu yang aneh muncul. Ketika Yesus sudah mendekat, perwira itu malah meminta sahabatnya menghalangi-Nya. Sekilas, perlakuan ini sungguh tidak sopan. Namun, alasan dari tindakan ini sangat mengharukan. Ia melakukan itu karena merasa tidak layak menerima dan menjamu Yesus. Mungkin, perwira itu merasa sangat berdosa sehingga tidak pantas menerima tamu semulia Yesus. Yesus mengagumi iman perwira ini. "Iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai... di antara orang Israel, " kata-Nya. Setelah orang-orang suruhan itu kembali ke rumah, mukjizat pun terjadi. Mereka mendapati bahwa hamba sang perwira telah sehat.

Kisah ini mengajarkan kita tentang cara bersikap terhadap sesama. Walau status sosial perwira itu hebat, namun ia tidak angkuh.

Pertama, ia tetap mengasihi hambanya, kasihnya tidak dibangun berdasarkan status sosial dan ekonomi.

Kedua, walaupun jabatan adalah sebagai perwira, ia tetap sadar diri di hadapan Yesus. Ia menunjukkan bahwa jabatan bukanlah faktor utama dalam memberi penghormatan.

Perwira ini memberi kita contoh tentang sikap rendah hati. Ia tidak pernah merasa lebih baik dari orang lain. Ia menghormati Yesus dan mengasihi sesamanya dengan tulus. Apakah kita memiliki sikap seperti perwira ini? (JRS)

 

DOA: Tuhan, ajari dan bantu kami untuk menjadi seorang pribadi yang memiliki sikap rendah hati.

JANJI: “Keadilan tidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaan-Mu dan keselamatan dari pada-Mu kubicarakan, kasih-Mu dan kebenaran-Mu tidak kudiamkan kepada jemaah yang besar. - Mazmur 40:10

PUJIAN: Kita semua mengenal Bunda Theresa dari Kalkuta. Ia adalah contoh tokoh yang memiliki sikap rendah hati. Beliau senantiasa membantu orang bukan agar dia dikagumi orang banyak. Apa yang dilakukan terhadap orang yang lemah, miskin dan papah adalah karena cinta dan rasa empati yang tulus terhadap  sesama terutama yang tertindas, terkucilkan di masyarakat.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.