PENYAKITMU SEMBUH

30 October 2023

Senin, 30 Oktober 2023

Roma 8:12-17

Mazmur 68:2.4.6-7ab.20-21

Lukas 13:10-17


”Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh." --- Lukas 13:12b


PADA SUATU hari Sabat Yesus mengajar dalam salah satu rumah ibadat. Di situ ada seorang wanita yang telah delapan belas tahun dirasuki roh. Ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak. Ketika Yesus melihat wanita itu, dipanggil-Nyalah dia. Lalu Yesus berkata, "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh." Kemudian wanita itu ditumpangi-Nya tangan, dan seketika itu juga ia berdiri tegak dan memuliakan Allah. Tetapi kepala rumah ibadat itu gusar karena bagi mereka, hari Sabat adalah hari Tuhan, hari untuk memuji dan memuliakan Tuhan, bukan melakukan pekerjaan untuk menyembuhkan.

Saudara, melalui perikop ini kita belajar dari seorang wanita itu untuk datang kerumah ibadat untuk mendengarkan pengajaran Yesus. Pada jaman ini, setelah sepekan kita bekerja, marilah kita yang letih lesu datang kepada Yesus. Jangan sampai, beban kehidupan kita yang berat membuat kita menjadi bungkuk dan terikat.

Melalui liturgi Sabda yang dilakukan oleh Imam, Tuhan Yesus mengajar umat-Nya, karena imam itu berbicara dalam pribadi Kristus (in persona Christi). Bahkan selanjutnya ada liturgi Ekaristi, dimana roti dan anggur diubah menjadi tubuh dan darah Kristus, yang kita santap untuk keselamatan dan kesembuhan kita.

Dalam injil Matius 11:28, Tuhan Yesus berkata,” Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”. Mungkin berat beban kehidupan kita pun sekarang ini membuat kita telah menjadi bungkuk. Maka marilah kita merasakan kelegaan itu, dengar Tuhan memanggil namamu dan berkata, (sebut namamu) engkau sembuh. Dan marilah kita berdiri tegak dan memuliakan Tuhan dalam keseharian kita. Beban kehidupan tidak membuat kita bungkuk lagi, karena Dia telah melepaskan ikatan kita  untuk mendapatkan Air Kehidupan dan menikmati kesegaran-Nya. (Titus Dwi Untoro).

 

DOA: ”Tuhan Yesus, terimakasih karena pada masa kini kami masih terus merasakan kehadiran-Mu dalam Sakramen Ekaristi, Amin.”

JANJI: “Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara, Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia, tetapi pemberontak tinggal di tanah yang gundul”  - Mazmur 68:7

PUJIAN: Santo Marcellus dari Tangier, Martir,  dilahirkan di Arzas, Galicia. Marcellus bertobat dan dibaptis menjadi Kristen. Pada tahun 298, diselenggarakan pesta ulangtahun Kaisar Maximian Herculeus. Marcellus, sebagai seorang senturion Romawi yang bertugas di Tangier, Afrika, diundang serta. Ketika tiba upacara korban kafir untuk memuja kaisar dan dewa-dewa, Marcellus menolak serta. Dengan tegas ia mengatakan, “Aku hanya mengabdi kepada Raja Abadi, yakni Yesus Kristus.”

Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.