PERCAYA DAN MEMPERCAYAINYA!
18 May 2019
Sabtu, 18 Mei 2019
St. Yohanes I – Paus
Kisah para Rasul 13:44-52
Mazmur 98:1-4
Yohanes 14:7-14
“Percayalah kepada-Ku.” — Yohanes 14:11
DELAPAN PULUH DUA kali kata “PERCAYA” digunakan oleh Yohanes dalam Injilnya, kata orang yang telah mempelajari Injil Santo Yohanes. Memang benar, kata “percaya” begitu penting dalam Injil Yohanes. Coba kita lihat dan baca saja maksud tunjuan Yohanes menulis Injilnya, dalam ayat penutup Bab 20! “Tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwaYesus-lah Mesias, Anak Allah dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam Nama-Nya” (Yoh 20:31).
Bila sebuah buku atau tulisan berulang kali dalam Kitab Suci menggunakan kata yang sama, artinya Tuhan menghendaki agar pesan-Nya sampai kepada kita. Dan dalam Injil hari ini, Yesus menggunakan kata “percaya” sampai empat kali. Bila kita ‘percaya’ kepada Yesus dan membuktikan kepercayaan itu dengan menghayati hidup baru dalam Dia, kita akan memiliki hidup kekal bersama-Nya (Yoh 6: 47; 8:31; 20:31). Dan sebaliknya, bila kita menolah untuk tidak percaya dan mati dalam dosa-dosa kita (Yoh 8:24) dan kita terpisah dari Yesus tinggal di neraka selamanya.
Yohanes menulis beberapa alasan mengapa orang menolak percaya kepada Yesus:
- Tidak membaca Injil atau mengalpakan pesan-pesan dalam Injil itu!
- Tidak mau datang Yesus untuk memohon pertolongan;
- Hidup tanpa kasih;
- Sikap sombong – lebih memilih pengakuan dari manusia daripada pengakuan dari Allah; dan
- Menolak untuk percaya pada para saksi-saksi Yesus.
Yesus bersabada, “Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah” (Yoh 6:29). Maka Yesus meminta kita semua untuk: “Percayalah kepada-Ku.” (Yoh 14:11).
Doa: Ya Yesus, “Aku percaya. Tolonglah aku otang yang tidak percaya ini!” --- Mrk 9:24
Janji: “Mendengar itu, bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah, dan mereka memuliakan Firman Tuhan. Dan semua yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal menjadi percaya. Dan firman Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu. — Kisah 13:48-49
Pujian: Paus Yohanes I (+526) dipenjara karena cintanya kepada kebenaran dan kesatuan Gereja. Dan akhirnya ia mati karena imannya akan Yesus. Beliau menjadi korban perselisihan antara raja Osgot dan Kaisar Byzantium.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ