PERCAYA PENUH PADA KUASA ALLAH
08 March 2018
Kamis, 8 Maret 2018
St. Yohanes a Deo, Biarw
Yeremia 7:23-28
Mazmur 95:1-2,6-9
Lukas 11:14-23
“Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.” --- Lukas 11:20
DALAM INJIL hari ini, dikisahkan Yesus mengusir setan yang merasuk pada seseorang yang menyebabkan orang tersebut bisu. Setelah penyembuhan terjadi, ada berbagai macam reaksi dari orang-orang yang melihatnya. Ada yang heran, tetapi ada juga reaksi lain dari orang Farisi yang ada di tempat itu (Luk 12:24).
Tetapi orang Farisi itu tidak percaya dan bahkan menuduh Yesus mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan. Bahkan ada juga di antara mereka yang meminta tanda untuk mencobai Dia. Mereka berharap untuk bisa menemukan kesalahan dalam tindakan Yesus, atau agar mereka menjadi percaya jika Yesus mampu melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya. Mukjizat penyembuhan Yesus dianggap sebagai perbuatan gaib semata, bahkan disamakan seperti yang dilakukan nabi-nabi palsu yang berjumlah empat ratus lima puluh orang banyaknya pada jaman Elia (1 Raja 18:22).
Sungguh disayangkan karena atas kekerasan hati orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, mereka telah menutup diri terhadap keselamatan yang diberikan Allah melalui kehadiran Yesus.
Yesus yang mengetahui tuduhan mereka berkata: “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah pasti runtuh. Jikalau iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?”
Sering kali di jaman sekarang banyak orang Kristen yang masih mengejar tanda dari sorga. Banyak yang mengukur keimanan mereka dengan peristiwa-peristiwa yang dianggap luar biasa dalam hidupnya. Semakin hebat peristiwa penyembuhan dan penyelamatan yang dialami, maka semakin percaya bahwa Tuhan hadir dan menyapa mereka. Bahkan dalam tayangan di media televisi, kita bisa melihat bagaimana proses penyembuhan yang dilakukan oleh pemimpin gereja di hadapan banyak orang diyakini bahwa Roh Kudus hadir dan menjadi mukjizat. Tayangan seperti itu tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang masih mencari tanda sorga.
Tentu hal ini tidak berlaku bagi kita yang telah sungguh percaya kepada Yesus, karena mukjizat selalu terjadi dalam hidup kita, melalui kebaikan dan kehadiran Yesus dalam hidup kita. Melalui nafas yang kita hirup, melalui kesempatan hidup yang diberikan Tuhan, melalui semua karunia yang kita terima setiap harinya. Keyakinan bahwa kita adalah Bait Allah dan sadar bahwa Roh Allah tinggal di dalam kita (1 Kor 3:16) membuat kita mampu melakukan hal-hal yang baik di mata Tuhan. (Thonny)
Doa: Ya Tuhan, kami sungguh percaya akan kuasa-Mu dalam menghadapi segala yang jahat. Bimbinglah kami agar selalu setia dan teguh di dalam mengimani Engkau.
Janji: “Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun, pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku” --- Mazmur 95:8-9
Pujian: Santo Yohanes de Deo dari Portugal berubah hidupnya secara drastis setelah mendengarkan kotbah Santo Yohanes dari Avilla. Ia berdoa serta melakukan mati raga setiap hari dan secara total mengubah hidupnya yang semula hanya mementingkan diri.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ