PERHATIAN DAN KASIH KEPADA ANGGOTA KELUARGA

30 December 2022

Jumat, 30 Desember 2022

Pesta keluarga Kudus, Yesus, Maria,Yusuf dan Hari Keenam Dalam Oktaf Natal 

Sir. 3:2-6,12-14

Mzm 128:1-2,3,4-5

Mat. 2:13-15,19-23

 

Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir. --- Mat 2:14


Muder Teresa dari Kalkuta mengatakan, “Keluarga merupakan rumah kasih sejati’. Sepanjang tahun kita diajak merenungkan kasih Allah dan bagaimana menghidupi kasih itu dalam hidup. Kasih tidak pernah abstrak dan harus dibangun dari wilayah terdekat hidup kita, yaitu keluarga. Di penghujung tahun ini kita bisa mengevaluasi,”Apakah kasih sungguh hadir dalam keluarga kita?” Akhir tahun juga adalah saat bersyukur dan membangun niat. Ada banyak alasan untuk bersyukur pada Tuhan atas tahun yang akan kita akhiri. Alasan yang paling utama kiranya adalah syukur atas keluarga yang selalu menyertai kita dan segala berkat dan kasih yang dibagikan antaranggota keluarga. Begitu pula, ada banyak niatan untuk tahun mendatang. Niatan yang utama kiranya adalah membangun keluarga dengan lebih baik, supaya kasih sungguh dialami oleh setiap anggotanya.

Pesan bacaan-bacaan hari ini mengingatkan kita akan tanggung jawab kita terhadap setiap anggota dalam keluarga kita. Kasih dan hormat menjadi kata kunci bagi relasi harmonis dalam keluarga. Fondasinya adalah Sabda Allah. Keluarga kudus menjadi bagi kita teladan keluarga ideal, yaitu yang selalu mendengarkan sabda Allah dan melaksanakannya (ZB 2016).(SW)

DOA: Tuhan Yesus Raja cinta, hadirlah dalam keluargaku dan bimbinglah keluargaku agar dapat meneladani Keluarga Kudus Nazaret dalam membangun semangat saling mengasihi dan menghormati dalam keluarga. Amin.

JANJI: Herodes menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. Mat 2:16

PUJIAN: Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, Yusuf. Dalam doa-doa harian ‘ Bapa Kami, Salam Maria dan emuliaan juga ada seruan yang berbunyi “Terpujilah Nama Yesus, Maria dan Yusuf”.      

Kita tidak tau berapa lama keluarga Kudus itu sebab kita tidak tahu kapan Santo Yusuf meninggal dunia. Tetapi kita tetap mengenang dan memujinya bersama Yesus Puteranya dan Maria Istrinya. Karena Pesta Keluarga Kudus Yesus, Maria, Yosef Gereja menjadikannya sebagai pelindung keluarga Kristiani. Malahan karena adanya perhatian besar terhadap pentingnya peran keluarga Kristiani di dalam Gereja dan Masyarakat, maka ada Kongredasi khusus atau tarikat didirikannya dengan nama Kongredasi Keluarga Kudus. Mereka ini mergabung di dalam Misionaris Keluarga Kudus atau MSF. Kerasulan MSF ini bercirikan perhatian kepada hidup, tumbuh, berkembang dan berbuahnya keluarga-keluarga kristiani. Maka dalam Gereja ada saksi Kerasulan Keluarga  baik di tingkat Keuskupan maupun Paroki. Dulu di paroki-paroki ada Saksi yang mengurusi kursus persiapan perkawinan katolik bagi calon-calon yang akan saling menerimakan sakramen perkawinan(Nikah), agar dapat membentuk keluarga kristiani. Sekarang Seksi kerasulan keluarga ini tetap memperhatikan pentingnya persiapan muda-mudik kita di dalam membangun rumah tangga kristiani. Karena itulah, kursus persiapan perkawinan berubah namanya menjadi Kursus Membangun Rumah Tangga atau MRT. Diusahakan pula agar pasangan-pasangan itu memiliki jejaring dengan sesama dengan pasangan-pasangan lain. Dengan demikian rumah tangga kristiani dapat saling membantu, menolong, berbagi pengalaman di dalam menjalani rumah tangga dengan segala problem matikannya, dan cara-cara mengatasi masalah-masalah dalam kehidupan keluarga kristiani.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.