PERHATIKANLAH ‘IMAN GEREJAMU’!
21 October 2019
Senin, 21 Oktober 2019
St. Ursula
Roma 4:20-25
MT Luk 1:69 - 75
Lukas 12:13-21
“Kata-kata ini, yaitu, ‘hal ini diperhitungkan kepadanya , tidak ditulis untuk Abraham saja, Tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kita-pun Allah memperhitungkannya, karena Kita percaya Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati” --- Roma 4:23-24
ALLAH TELAH BERJANJI kepada Abraham untuk mengambil kutuk dari padanya, yakni tak-mempunyai anak dan lebih dari itu. Allah menjadikan Abraham bapa dari banyak bangsa. Meski saat itu usia Araham mendekati seratusan tahun tanpa adanya pemenuhan Janji Allah itu (Rm 4:190), tetapi Abraham tak pernah meragukan akan Janji Allah, tetapi sebaliknya dia tetap diperteguh imannya dan memuliakan Allah. Ia yakin benar Allah dapat berbuat sesuatu selaras dengan Janji-Nya (Rm 4:20-21).
Apakah kita penuh keyakinan akan Janji Allah lewat Iman (Ef 2:8)? Bahwa Allah memenuhi kebutuhan keuangan kita? Dan iman akan pemeliharaan ilahi ini, kita ujudkan dalam memberi ‘kolekte’, donasi dan sumbangan bagi kaum miskin (Luk 12:16 dst)! Apakah kita juga tetap yakin akan Janji Allah mencukupi kebutuhan kita tanpa kita jatuh dalam Program Keluarga Berencana, dengan menggunakan alat-alat ‘kontra-sepsi’? Apakah kita juga yakin bahwa segala keputusan yang kita buat dalam hidup ini, bertujuan agar kita mewarisi hidup abadi di surga?
Kita semua ini diselamatkan oleh rahmat. Berulang kali Yesus bersabda: “Karena imanmu, kamu diselamatkan” (Luk 17:19). Sangalah tak mungkin kita bisa berkenan kepada Allah tanpa iman kepada-Nya (Ibr 11:6). Dan tujuan hidup ini adalah untuk berkenan pada Allah. Maka sebelum kita menyambut Komunio Kudus dalam Misa, Gereja berdoa kepada Tuhan akan memperhatikan iman kita. Dan kita ini umat ber-iman.
Dalam Kristus Yesus, kita-kita ini lebih besar daripada Abraham (Mat 11:11). Mari kita berusaha dalam Hidup ini kita memiliki iman lebih besar daripada iman Abraham. Berjalanlah selalu dalam iman (2Kor 5:7).
Doa: Bapa semoga budaya kita jangan sampai membatasi iman kita, tetapi sebaliknya semoga iman kita ini mengubah budaya kita!
Janji: “Berjaga-jagalah, dan waspadalah terhadap sebala ketamakan, sebab meskipun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidak tergantung pada kekayaannya itu” --- Lukas 12:15
Pujian: Di kalangan OMK, Tanti cukup cantik dan licah serta mudah bergaul. Banyak pemuda yang mendekatinya. Tetapi sewaktu akhir kuliah Strata Satu, Tanti memilih dan memutuskan masuk biara dan nanti ingin berkarya di Misi luar negeri.
Renungan Harian Satu Perjamuan. Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ