PERJALANAN MENUJU HIDUP

02 January 2020

SATU  PERJAMUAN

JANUARI   2020

 

Kamis, 2 Januari, 2020        

St. Basilius Agung

1 Yohanes 2:22-28

Mazmur 98:1-4

Yohanes 1:19-28

 

“Yohanes menjawab mereka, katanya: Aku membaptis kamu dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia, yang tidak kamu kenal, yaitu Dia , yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya aku tidak layak” --- Yohanes 1:26-27

 

PERNAHKAH ANDA dijanjikan sesuatu hal oleh seseorang ? Apakah janji itu ditepatinya? Dan jika ditepati, apakah hati Anda merasakan sukacita dan damai?

Ada sosok Pribadi yang telah memberikan janji kepada kita. Dia-lah, Yesus, Tuhan dan Juru Selamat kita. Dia menjanjikan hidup kekal bagi kita yang percaya kepada-Nya (1 Yoh 2:25). Apakah kita yakin  dengan janji tersebut ? “Ia mengingat kasih kasih setia dan kesetiaan-nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah  melihat keselamatan yang dari pada Allah” (Mzm 98:3). Janji Allah kepada bangsa Israel telah digenapi-Nya.

Maka Allah, Bapa kita Tuhan Yesus, Yang kita percayai itu, tetaplah Allah yang setia dan penuh kasih kepada semua orang dari segala suku bangsa. Dia tidak mempersoalkan asal usul kita. Dia tak pernah membiarkan sendirian menjalani hidup ini, bahkan hidup yang kekal-pun Ia janjikan. Janji Tuhan tersebut merupakan sebuah rahmat yang sangat besar dan  memerlukan kerja sama kita untuk mewujudkan melalui iman kepercayaan kita pada-Nya.

Air Baptis yang kita terima merupakan sarana yang membersih - kan  kita dari segala dosa, baik dosa warisan maupun dosa pribadi yang melekat pada diri kita sebelum Baptis. Kemudian kita menerima Urapan Krisma. Diperkuatkan dengan kehadiran Yesus dalam Sakramen Mahakudus, yang memberi daya kekuatan ilahi dalam menjalani hidup sampai akhir hayat, sejauh kita mau dibimbing oleh Roh-Nya. Karena itulah Roh Kudus lalu menjadikan kita pribadi kristiani yang  Ilahi, yakni merubah kita seperti Kristus, Putera-Nya, berkarakter seperti Kristus, yakni penuh kasih, sukacita, pengampun, damai, ramah tamah, kelemah-lembutan dan penguasaan diri serta mau berkorban.  

Tuhan  meminta kita agar kita terus bersandar pada-Nya, agar kita dapat membantu, menolong,  menopang mereka yang lemah dan bermasalah.

Dengan demikian kita dapat ikut serta dalam membawa sebanyak mungkin  orang ke hidup kekal (LP).

 

DOA: Ya Yesus, kuserahkan seluruh hidupku dalam tangan pemeliiharaan-Mu, hinga aku mencapai kebahagiaan baik di bumi maupun  di kehidupan surga.

JANJI: “Dan inilah yang telah dijanjikan-Nya sendiri kepada kita, yaitu hidup kekal”---1 Yohanes 2:25

PUJIAN: Santo Basilus berwatak lemah lembut dan murah hati. Ia banyak menolong kaum miskin. Dan yang bagus Ia mengajar mereka untuk menolong sesamanya yang lebih miskin.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.