PERJUANGAN BERAT DIBALIK USAHA MENTERJEMAHKAN KITAB SUCI

28 September 2022

 Rabu, 28 September 2022

 

Ayb. 9:1-12,14-16

Mzm. 88:10bc-11,12-13,14-15

Luk. 9:57-62

 

Aku aka mengikuti Engkau, kemana saja Engkau pergi

(Luk 9:57)

 

         Hari ini kita menperingati Santo Hieronimus, seorang kudus yang terkenal karena menerjemahkan Kitab Suci dalam Bahasa Latin, yang biasa disebut Vulgata. Kalau kita membaca Kitab suci yang sudah diterjemahkan, katakanlah yang Bahasa Indonesa, barangkali kita tidak pernah membayangkan tingkat kesulitan para penerjemah. Para ahli Kitab Suci yang pernah menerjemahkan Kitab Suci sungguh harus bertekun dan bekerja dengan teliti. Mereka berdiskusi lama untuk menemukan istilah-istilah yang pas. Dapat kita bayangkan bagaimana Santo Hieronimus dapat menerjemahkan Kitab Suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sekaligus. Butuh berapa waktu? Santo Hierominus menggarapnya selama 30 tahun. Selama itu pula, dia beekerja, berdoa, dan bermeditasi di Betlehem. Banyak godaan dan kesulitan karena Ia sendiri, tetapi rahamt Tuhan melindungi dan menguatkannya. Hasil kerjanya yang hebat ini masih dapat kita rasakan hingga saat ini dan dipandang sebagai terjemahan resmi oleh Gereja.

         Santo Hierominus, sebelum sampai pada penyelesainya tugas suci penerjemahan Kitab Suci, belajar banyak dari orang-orang suci lainnya seperti Uskup Valerianus, Santo Gregorius dari Nazianze, dan tokoh lainnya. Santo Hieronimus mengalami betul apa yang dikatakan Yesus dalam Injil bahwa barang siapa mau mengikuti Yesus harus berani tidak nyaman. Serigala mempunyai ilang, burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak punya tempat untuk meletakkan kepala. Rela tidak nyaman tanpa jaminan manusiawi yang masuk akal, itulah yang dihidupi puluhan tahun oleh Santo Hieronimus.

         Kita dapat merenungkan hidup kita hari ini. Betapa kita selalu mencari tempat ternyaman untuk berdoa, pergi misa. Kalau parkirnya sulit, kita cenderung menghindari atau kalau ke gereja, kita mencari yang ber-AC, enak bangkunya, dan juga ada tempat berlututnya yang empuk. Kita suka mencari tempat duduk yang nyaman dan aman, agak di belakang, sehingga kalau mengantuk tidak kelihatan. Ini contoh-contoh bagaimana sulitnya mengikuti Yesus dengan tanpa jaminan rasa aman tersebut. Hidup Santo Hieronimus yang berani tidak nyaman dalam mengikuti Kristus bergema dan berbuah lama dan jauh. Keberanian untuk tidak nyaman dalam mengikuti Kristus adalah partisipasi dalam salib Kristus. Hanya dengan demikian kita boleh berharap untuk ambil bagian dalal kemuliaan-Nya. (SW)

DOA           : Ya Tuhan semoga sabda yang kami baca dan renungkan pada pesta Santo Hieronimus mengobarkan hati kami untuk setia mengikuti sabda-Mu.

 

JANJI        : Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah. (Luk 9:62)

PUJIAN     : Kita umat Kristiani di Indonesia hidup dalam era setelah perpecahan Gereja Barat: Gereja-gereja Kristen Protestan dan Gereja kristen Katolik.

Saat ini, di jaman Era Ekumunisme( Geraan Persatuan Umat Kristiani).Ada kerja sama antara Gereja Kristen Protestan dan Gereja Kristen Katolik di Indonesia. Gereja-gereja Kristen Protestan membentuk Lermbaga yang di sebut PGI(Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia), lembaga ini memiliki bagian yang mengurus kitab suci yang di sebut Lembaga Alkitab. Sedangkan, gereja Kristen katolik memiliki lembaga yang di sebut KWI (Konferensi Wali Gereja Indonesia) dan KWI memiliki lembaga yang mengurusi kitab suci yang di sebut Lembaga Biblika. Kedua lembaga alkitab dan lembaga biblika mengadakan kerja sama dalam hal meterjemahkan kitab Suci dalam Bahasa Indonesia yang Resmi yang berlaku untuk umat gereja kristen protestan dan gereja umat kristen Katolik.

Di tahun 1997 berhasil di terbitkan alkitab untuk bersama yang berjudul Alkitab Teuterokanonika, dan cetak terakhir 2012.

Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.