PRIORITAS DALAM KESIBUKAN

08 October 2024

Selasa, 8 Oktober 2024

Galatia 1:13-24

Mazmur 139:1-3.13-14ab.14c-15

Lukas 10:38-42


“…Maria ini duduk dekat kaki  Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,  sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli,  bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku." --- Lukas 10:39-40


DALAM AKTIVITAS kehidupan sehari-hari, kita sering diwarnai oleh kesibukan yang tak henti-hentinya. Banyak aktivitas sehari-hari yang begitu padat, belum lagi rencana atau target yang harus dicapai, keputusan penting yang harus diambil. Hal serupa dialami oleh Marta dan Maria, kedua tokoh dalam bacaan Injil hari ini. Mereka memiliki cara berbeda dalam menyambut Yesus di rumah mereka. Marta sibuk dengan banyak hal, sementara Maria memilih untuk duduk di kaki Yesus dan mendengarkan Dia.

Terkadang kita seperti Marta—sibuk dengan pekerjaan, tanggung jawab, dan tuntutan sehari-hari. Hal-hal itu penting, tetapi dalam kesibukan kita, apakah kita memberikan waktu bagi Tuhan? Maria menunjukkan kepada kita pentingnya memilih yang terbaik: duduk di kaki Yesus, mendengarkan-Nya, dan menemukan makna di balik semua yang kita lakukan. Kita memang dipanggil untuk bekerja keras, namun jangan sampai kesibukan tersebut membuat kita lupa akan hal terpenting: hubungan pribadi dengan Tuhan.

Dalam Mazmur hari ini, kita juga diingatkan bahwa Tuhan mengenal kita sepenuhnya, bahkan sebelum kita terbentuk di kandungan. Dia mengerti setiap pekerjaan kita, setiap kegelisahan kita, dan setiap impian kita. Karena itu di tengah kesibukan, kita perlu tetap memberi waktu untuk Tuhan. Apakah kita sudah menyediakan waktu khusus untuk mendengarkan suara-Nya dan membiarkan-Nya membimbing setiap langkah kita. (D. Agus Goenawan)

 

DOA: Tuhan, di tengah kesibukanku, ajar aku untuk selalu mencari kehadiran-Mu. Aku ingin seperti Maria, yang memprioritaskan Engkau di tengah-tengah aktivitas yang kulakukan, Amin.”

JANJI: ”Engkau mengetahui, kalau aku duduk atau berdiri, Engkau mengerti pikiranku dari jauh.” - Mazmur 139:2

PUJIAN: St. Pelagia dari Antiokhia adalah seorang martir Kristen yang hidup pada abad ke-3. St. Pelagia berasal dari Antiokhia, sebuah kota yang terletak di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Turki. Dia adalah seorang wanita Kristen yang hidup pada masa penganiayaan terhadap umat Kristen, terutama selama pemerintahan Kaisar Diokletianus, yang terkenal dengan kebijakan anti-Kristennya. Pelagia dikenal karena keberaniannya dalam mempertahankan iman Kristen di tengah-tengah tekanan dan penganiayaan. Dia dianggap sebagai simbol keteguhan iman dan keberanian. Hari kematiannya yang diperingati Gereja Katolik untuk menghargai pengorbanannya.

Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.