RASA INGIN TAHU

23 September 2021

Kamis, 23 September 2021

St. Pius (Padre Pio) dari Pietralcina

Hagai 1:1-8

Mazmur 149:1-6

Lukas 9:7-9


“Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan orang ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?” Lukas 9:9


RASA INGIN tahu bukanlah dosa! Malahan ini bisa dapat disebut ‘keutamaan yang terlupakan’! Mengapa dikatakan demikian? Karena bila orang merasakan dorongan kuat untuk mengenal seseorang atau sesuatu, hal ini membuka pintu masuk ke ruang pembelajaran, kesadaran dan pengetahuan. Kata orang, rasa ingin tahu merupakan awalnya kemunculan kreativitas. Tetapi juga rasa ingin tahu menjadi awal dari iman ke arah dalam.

Dan dalam Injil hari ini, kita ketemu Raja Herodes. Ia ingin tahu ‘Siapa sih Yesus itu?’. Dan ini bisa memiliki kemampuan berkembangnya pemahaman, pengenalan dan bahkan bisa saja menuju ke suatu persahabatan.

Sayangnya, rasa ingin tahunya Herodes tidaklah ke arah itu, tetapi ke arah yang negative, yakni ke rasa iri hati dan tidak-senang. Dan akhirnya rasa ingin tahunya membawanya ke rasa takut dan dengan demikian berubah menjadi penyebab jatuhnya dari tahta.

Jelas beda dengan ‘rasa ingin tahunya’ sidasida dari Etiopia yang bertanya kepada Filipus, sewaktu membaca kitab nabi Yesaya (Kis 8:26- 39). Pernyataannya antara lain, “Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada orang yang membimbing aku?” (ay 31), dan “Aku bertanya kepadamu, tentang siapakah nabi itu berkata demikian? Tentang dirinya sendiri atau tentang orang lain?” (ay 34). Setelah diberi tahu, sida-sida itu percaya dan dibaptis.

Dan bagaimana kita sendiri? Punyakah kita ‘rasa ingin tahu’ yang bertujuan mulia? Dapatkah kita melihat sisi sehat dan positif dari rasa ingin tahu itu? Atau kita terhenti pada sikap lama kita, yang hanya bisa menangkap rasa ingin tahu sebagai sikap kepoh saja atau sikap ‘apa-apa-an sih, itu bukan urusan kita?’ Dan, sayang, kalau kita malas untuk memulai menggagas sesuatu yang positif guna memperluas pengetahuan dan wawasan kita! (SW)

DOA: “Ya Roh Kudus, anugerahilah kami rasa ingin tahu yang positif. Bantulah kami untuk terus mencoba dan mencoba melihat dan mengenal Yesus dari dekat!”

JANJI: “Lalu Herodes “berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus” Lukas 9:9b

PUJIAN: Seorang tetangga berbeda keyakinan selalu merendahkan bu Darta warga Ketua Lingkungan Theresia. Tetangga itu kalau lewat rumahnya selalu melengos dan meludah. Suatu ketua bu Darta ziarah ke Tanah Suci dibelikan gambar dinding dengan tulisan Arab yang berisi Doa ‘Bapa Kami’. Sampai rumah dipasang di kamar tamu dan kelihatan dari jalan. Sewaktu tetangga yang sinis itu lewat kaget. Suatu hari bertanya kepada bu Darta apakah dia sudah pindah keyakinan, karena ia melihat gambar dengan tulisan Arab. Ia jawab tidak. “Itu Doa ‘Bapa Kami’ dalam Bahasa Arab. Ibu Darta mengkisahkan bahwa di Palestina tidak sedikit orang Arab yang beragama Katolik. Sejak itu timbul persabatan antara bu Darta dan tetangga dengan saling menyapa.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.