RELASI

05 July 2021

Senin, 5 Juli 2021

St. Bonaventura

Keluaran 3:13-20

Mazmur 105:1, 5, 8-9, 24-25, 26-27

Matius 11:28-30


“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Matius 11:28


YESUS MENGUNDANG semua orang yang letih lesu dan berbeban berat untuk datang kepada-Nya. Undangan Yesus kepada orang Yahudi yang patuh menjalankan perintah agamanya. “Letih lesu dan berbeban berat” karena tak tertanggungnya beban yang harus mereka pikul. ‘Beban’ itu adalah Hukum Taurat. Dan ini masih ditambah lagi dari apa yang dibebankan oleh kaum Farisi pada umat. Mereka ini “mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya” (Mat 23:4). 

Hukum Taurat berisi ‘perintah dan larangan’. Tuhan dipersepsi selalu sebagai ‘pihak’ yang mengawasi perilaku orang. Yang terjalin di sini adalah relasi “Tuan” dan “hamba”. Sedang Yesus menawarkan “Pikullah ‘kuk’ yang Kupasang” ! ‘Kuk’ atau beban dari Yesus adalah Hukum Kasih. Ini mengandaikan ‘relasi’ antara sahabat, relasi antara yang mengasihi dan yang dikasihi. “Aku tidak menyebut lagi kamu hamba, … tetapi Aku menyebut kamu sahabat” (Yoh 15:15). Relasi kita bukan lagi berdasar takut, tetapi berdasar kasih! Maka penghayatan agama berdasar relasi kasih itu sangat meringankan dan menyenangkan, maka ‘memberi kelegaan’.

Bagaimana pemahaman dan penghayatan kita akan perintah Allah? Ini mengandaikan ‘bagaimana relasi kita dengan Allah’ !

Apakah kita patuh dan taat karena takut dihukum, takut masuk neraka? Atau kita patuh taat akan perintah-Nya – dengan pamrih- agar kita masuk surga? Atau karena kita ‘mengasihi Sahabat kita’ yang lebih dulu mengasihi kita?

Mari kita selalu memurnikan ‘relasi kita dengan Tuhan’ dari rasa takut, dari dorongan ‘pamrih’ ! Relasi kita dengan Tuhan hanya karena cinta, sebab Allah adalah kasih (1 Yoh 4:8). 

Relasi dengan Tuhan berdasar kasih menjadikan kita pribadi yang lemah lembut, rendah hati, tenang, taat dan rela hati. (RIC)

DOA: “Allah Bapa yang baik, kami mohon rahmat-Mu agar kami mampu membangun relasi dengan-Mu hanya berdasar persahabatan kasih.”

JANJI: “Tuhan membuat umat-Nya sangat subur, dan menjadikannya lebih kuat daripada para lawannya.” Mazmur 105:24

PUJIAN: Santo Bonaventura (1218-1274) adalah seorang uskup dan pujangga Gereja. Ia membangun relasi dengan Tuhan melalui belajar filsafat dan teologi karena baginya belajar adalah berdoa. Dalam melaksanakan tugas-tugas perutusannya, ia begitu bijaksana dan mempunyai semangat misi untuk mewartakan Yesus yang tersalib dengan mengutus saudara-saudara se-ordonya ke Afrika, India. Ia meninggal pada saat menghadiri Konsili Lyon, 1274, dalam usia 56 tahun.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.