Renungan Harian - Senin, 13 November 2017
13 November 2017
Senin, 13 November 2017
St. Stanislaus Kostka, Biarw
Kebijaksanaan 1:1-7
Mazmur 139:1-10
Lukas 17:1-6
KASIHILAH KEBENARAN
“Kasihilah kebenaran, hai para penguasa dunia, hendaklah pikiranmu tertuju kepada Tuhan dengan tulus ikhlas, dan carilah Dia dengan tulus hati.“ --- Kebijaksanaan Salomo 1:1
KATA ‘BENAR’ juga berarti “betul” -- tidak salah! Tetapi arti kata “kebenaran” jauh berbeda dengan arti kata “kebetulan”. Kebenaran itu merupakan karakteristik Allah, karena Dia-lah sumber dari segala kebenaran, tetapi kebetulan itu adalah karakteristik manusia, yang tidak mampu merencanakan dan mengendalikan seluruh tindakannya dan peristiwa yang terjadi.
Tugas manusia lah untuk menjadi “benar”, seperti Allah sendiri. Hal ini sudah dikatakan oleh Yesus sendiri dalam Injil Matius 5:48, “Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna." “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati" (Luk 6:36).
Bila kita tidak menjadi “benar”, maka kita selalu mengalami penyesatan, dan hal ini membuat kita tidak selamat (Luk 17:1). Selain itu bila kita melihat ada orang lain yang melakukan hal yang tidak benar, maka tugas kita lah untuk mengingatkan dan menegornya, dan membawa ia kepada kebenaran. Kemudian sebagai orang yang “benar” maka kita pun perlu memiliki kasih, sehingga bila ada orang yang bersalah, maka kita pun perlu mengampuninya tanpa batas seperti yang tertulis, “Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata : Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia" (Luk 17:3-4).
Sebagai murid Kristus, maka tugas kita lah untuk mengasihi kebenaran. Marilah kita terus memperbaiki diri dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan, sehingga kita boleh menjadi “benar” di hadapan Allah. Amin. (Dag)
Doa: Tuhan Yesus, ajar kami agar tetap setia, sehingga mampu menegakkan kebenaran dalam setiap tindakan kami.
Janji: Sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantulah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu" --- Lukas 17:6
Pujian: Para kudus Allah rela mengorbankan diri demi terciptanya kebenaran di dunia ini.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ