ROH KUDUS PENGARAH DAN PENGGERAK
21 December 2021
Selasa, 21 Desember 2021
Kidung 2: 8-14/Zefanya 3:14-18a
Mazmur 33:2-311-12, 20-21
Lukas 1 : 39-45
“Beberapa waktu kemudian, berangkatlah Maria dan langsung berjalan menuju ke sebuah kota di Yehuda”—Lukas 1: 39
BUKU-BUKU NOVEL yang laris dibaca tentu ada penulisnya yang handal. Kalau kita nonton film dan kisahnya mengalir sangat alami, sampai kita terus ingat kisahnya serta ingin mau nonton lagi. Tentu di belakangnya ada penulis dan direktur film yang brilliant. Demikian juga kisah dan cerita dalam Kitab Suci, yang kita baca dan renungkan telah mengubah hidup ribuan juta orang, tentu ada seseorang pribadi di baliknya, ‘actor intelectualis’-nya yang super brilliant . Bukan si penulis Injil, Surat atau Kitab tetapi , tetapi sang “Inspirator’-nya adalah Roh Kudus.
Roh Kudus-lah yang menggerakkan hati Maria berjalan jauh ke daerah Yudea, kurang lebih 160 km jaraknya, menengok saudari sepupunya, Elisabet. Mungkin juga beliau naik unta, kendaraan yang ada zaman itu. Maria bertujuan ingin membantunya dalam jelang persalian Elisabet yang telah mengandung nam bulan. Roh Kuduslah yang memberi tahu dalam batin Elisabet bahwa Maria juga mengandung Yesus. Roh Kudus-lah yang mengurapi Johanes, anak Elisabet untuk penugasan suci mewartakan pertobatan dan memaklumkan Yesus itu Mesias – Yang Terurapi yang dijanjikan dan yang ditunggu-tunggu umat.
Dan Roh Kudus pula yang mengharapan untuk mengarahkan anda dan saya. Yesus pernah bersabda, bahwa Roh Kudus-lah -sang Penolong sejati- yang membatu kita dan mengajar kita untuk mengenal kebenaran dan bagaimana kita berlaku dan bertindak (Yoh 16:3). Roh Kudus-lah yang menghibur, menasehati dan membesarkan hati kita (Yoh 14:26). Bila kita merasa lemah dan tak tahu berdoa apa, Roh Kudus-lah yang berdoa bagi kita dan dalam diri kita serta bersama kita. Roh Kudus bagaikan ‘mesin’ yang memberi energi kita dapat berjalan bersama Tuhan.
Sepatutnyalah kalau kita memohon Roh Kudus pula agar terlibat dalam kiprah kehidupan kita.
Jelang Natal ini, jangan sekali-kali lupa akan Roh Kudus. Dia-lah yang menaungi Maria dan yang membawa Yesus ke dunia. Dilah yang membangkitkan Yesus dari maut. Dan Dia-lah yang hidup dan berada di dalam diri kita. Tepatlah, kalau kita sering berdoa kepada Roh Kudus, kalau kita selalu mendengarkan bisikan-Nya, memohon bantuan-Nya dalam penegasan rohani dan dalam menanggapi pesan dan panggilan.
Sebagaimana Roh Kudus membimbing Bunda Maria tiap hari, Dia-lah pula yang mengarahkan langkah-langkah kita – ‘anda dan saya’, guna semakin dekat dengan Allah (Luk 1:79)! (S.Widjojo)
DOA : Ya Roh Kudus, tuntun dan bimbing daku dan penuhilah daku dengan kuat-kuasa-Mu
JANJI: “Ya karena Dia kita bersukacita, sebab kepada Namanya yang kudus kita percaya ”- Mazmur 33: 21
PUJIAN: Dalam Kursus Persiapan Perkawinan -yang sekarang disebut ‘Membangun Rumah Tangga’ (MRT) dalam membesarkan anak-anak jangan sampai hanya ditekankan pertumbuhan jasmani dan kesehatannya serta intelektualnya, tetapi juga segi emosi dan lebih-lebih tumbuh berkembangnya hidup rohani anak-anak mereka.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ