RUMAH TANGGA YANG TERPECAH-PECAH
09 June 2024
Minggu, 9 Juni 2024
Kejadian 3:9-15
Mazmur 130:1-2.3-4ab.4c-6.7-8
2 Korintus 4:13-5:1
Markus 3:20-35
“dan jika suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tanggaitu tidak dapat bertahan.” --- Markus 3:25
RUMAH TANGGA yang utuh, tidak terpisah-pisah dan bahagia menjadi idaman setiap orang. Namun dalam kenyataan masa kini keluarga utuh saja banyak yang tidak bisa bertahan. Apa yang menjadi penyebabnya? Tentu ini disebabkan oleh baik suami maupun istri tidak melaksanakan fungsinya masing-masing dengan baik, tidak ada hubungan komunikasi yang baik, membuka celah dengan membiarkan pihak ketiga hadir dalam kehidupan istri maupun suami. Pihak ketiga ini bisa pria lain, wanita lain, keluarga (umumnya mertua, ipar).
Bagaimana dengan rumah tangga yang terpecah-pecah. Artinya suami dan istri hidupnya tidak serumah, dipisahkan dua tempat yang berbeda. Bayangkan saja rumah tangga yang utuh saja banyak yang tidak tahan lama, apa lagi rumah tangga yang terpecah-pecah. Rumah tangga terpecah-pecah bisa terjadi karena biasanya tuntutan pekerjaan. Dimana Suami Bekerja di Kota A, sementara istri di Kota B. Atau juga karena suami atau istri diutus untuk sekolah lagi sehingga harus terpisah untuk waktu yang cukup lama. Tentu ini perlu kesepakatan suami istri. Sebaiknya sedapat mungkin salah satu baik suami atau istri harus mengalah ikut pasangannya ataupun mengunjungi pasangannya sesering mungkin jika pasangan tidak memungkinkan untuk pindah.
Mengapa rumah tangga yang terpecah-pecah sangat rawan tidak bertahan lama? Rasul Paulus berkata Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya. Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya. Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak. (1Kor 7:3-5)
Dalam kehidupan rumah tangga selain kebutuhan hidup rumah tangga juga ada kebutuhan biologis yang harus terpenuhi. Secara umum Kebutuhan biologis pria lebih besar dari wanita. Sehingga area ini menjadi sangat rawan terjadi penyelewengan jika tidak terpenuhi. Walaupun sekarang penyelewengan juga sering terjadi di pihak istri. Hari ini Yesus dengan tegas mengatakan bahwa rumah tangga yang terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan.
Mari sahabat Kristus jaga rumah tangga kita dengan sebaik-baiknya. Jaga rumah tangga kita supaya tidak terpecah-pecah karena akan buka celah besar bagi kehancuran rumah tangga. Oleh karena itu sedapat mungkin dimana pasangan kita berada, di situ kita berada. (Nai Li)
DOA: "Bapa yang penuh kasih, jaga keutuhan rumah tangga kami, berikan hati yang berani bayar harga untuk tetap mempertahankan rumah tangga kami supaya tidak terpecah-pecah, dalam nama Yesus kami berdoa, Amin.”
JANJI: “Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak.” - 1 Korintus 7:5
PUJIAN: Semua pasangan suami istri yang senantiasa mempertahankan rumah tangganya untuk tidak terpecah-pecah, melaksanakan kewajiban masing-masing dengan semaksimalnya.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)