SALING MELAYANI DENGAN BELAS KASIH
01 April 2021
Kamis, 1 April 2021
Pagi : (Putih)
Misa Krisma dan Pembaruan Janji Imamat
Yesaya 61:1-31,61,8b-9
Mazmur 89: 21-22,25,27
Wahyu 1:5-8
Lukas 4: 16-21
Trihari suci
Sore: (Putih)
Kolose 12: 1-8, 11-14
Mazmur116:12-13, 15-16
1 Korintus 11: 23-26
Yohanes 13: 1-15
“Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, … maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”--- Yohanes 13:14-15
KEMATIAN MENDADAK dari orang yang kita kasihi tentunya menimbulkan kesedihan yang mendalam. Tanpa kata, tanpa tanda, perpisahan itu terjadi begitu saja. Itulah yang dialami oleh Sandra. Sepuluh hari sebelum suaminya, Johnny meninggal dunia, masih sempat berobat ke sebuah Rumah Sakit dengan gejala penyakit ringan. Ternyata, Tuhan berkehendak lain. Maut akhirnya memisahkan mereka berdua dan dua anaknya yang masih balita.
“Berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya” (Mzm 116:15). Ayat ini memampukan Sandra untuk menerima kepergian Johnny dan melanjutkan hidupnya dengan kedua anaknya.
Kembalinya suami ke hadirat Allah sekaligus telah membuat dirinya menjadi kepanjangan tangan Tuhan dalam mempersatukan kembali istrinya dengan kakak, Melissa, yang telah sekian lama hidup dalam permusuhan. Sandra meminta maaf pada Melissa atas perlakuannya yang sombong sehingga menyakiti hati kakaknya. Ia pun berbesar hati memaafkan adiknya. Keduanya berpelukan dan kembali menerima satu sama lain. Rekonsiliasi telah terjadi. Sang kakak selalu menemani adiknya selama masa dukacitanya.
Kita bisa bayangkan, alangkah bahagianya Bapa di Surga melihat anak-anak-Nya bisa kembali hidup saling mengasihi, melupakan dan mengampuni apa yang telah terjadi. Itulah wujud nyata tindakan melayani berdasarkan kasih yang Yesus lakukan pada duabelas orang murid-murid-Nya: ‘membasuh kakimu’. “kamupun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah mem- berikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu” (Yoh 13:14-15).
Pada hari ini, kita saling membasuh kaki satu sama lain, saling melayani sebagai wujud kasih Allah pada sesama. (LP)
DOA: Tuhan Yesus, Engkaulah teladanku. Mampukan aku melayani sesama dengan belas kasih-Mu. Amin.
JANJI: “TUHAN memelihara orang-orang sederhana; aku sudah lemah, tetapi diselamatkan-Nya aku. “-- Mazmur 116:6
PUJIAN: Santo Hugo (1024-1109) seorang uskup dari Perancis. Ia meluruskan kebiasaan dosa sebagian orang dalam keuskupannya. Demi memperoleh belas kasihan Tuhan, ia berdoa dan melakukan mati raga Dalam waktu singkat, banyak orang berbalik menjadi saleh dan taat.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ