SAMBUT KELAHIRAN YESUS DAN YOHANES PEMBAPTIS: ADA KESAMAAN ADA PERBEDAAN 

19 December 2018

Rabu, 19 Desember 2018

Hakim 13:2-7, 24-25a

Mazmur 71:3-5, 16-17

Lukas 1:5- 25


“Aku Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar Bik itu kepadamu!...” --- Lukas 1:19

 

JELANG NATAL, bacaan dari Penanggalan Liturgi Tahun C, selalu diambil dari awal injil Lukas. Hari ini dari bab 1: ayat 5 sampai 25 tentang Gabriel menyampaikan Kabar Gmbira kepada Zakharias, besok bab 1: ayat 26-38, Gabriel menyampaikan Kabar Gembira kepada Maria, dan hari esok berikutnya, bab 1: ayat 39-45, kunjungan Maria ke Elisabet.

Kalau dengan seksama kita perhatian, kita akan menemukan persamaan dan perbedaan dalam peristiwa-peristiwa itu seputar kelahiran Yohanes Pembaptis dan Yesus, Tuhan.

  • Keduanya dikandung oleh ibu mereka secara Yohanes dikandung secara hubungan normal, sedang Yesus dikandung lewat kuasa Roh Kudus.
  • Jelang kedua ibu mengandung, malaikat Gabriel mengunjungi keduanya sebelumnya. Ada perbedaan dalam tanggapan. Sewaktu Gabirel mengunjungi Zakharia dan disampaikan Kabar Gembira itu, berita itu ditanggapi dengan ragu dan campur tak percaya yang membawa hukuman menjadi bisu. Sedang sewaktu Gabriel berkunjung kepada Maria dan menyampaikan pesan Kabar Sukacita, Maria menyambutnya dengan penuh iman. Dan Maria lalu memuji memulyakan Allah.
  • Kembali ke Yohanes dan Yesus, keduanya membawa pesan dan kehendak Allah Bapa. Yohanes sebagai utusan-Nya mempersiapkan jalan bagi Yesus dan Yesus adalah Sang Sabda  Allah yang abadi.

Dan bagaimana kita yang membaca dan merenungkan hal ini?  Tuhan Allah begitu dasyat mempersiapkan karya keselamatan itu semua bagi kita, bagi umat manusia zaman dulu, kemarin sekarang dan nanti. Kita yang telah menikmati hasil penebusan itu, perlu kita teruskan dengan berbagi dan meneruskan pewartaan Kabar Gembira ini. Kita dipakai Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan Yesus menyapa orang-orang di sekitar kita. Yesus juga menjadikan kita murid-murid-Nya untuk meneruskan karya keselamatan itu.

Apa kado Natal bagi Yesus? Tekad dan komitment kita untuk menjadi murid-Nya, bukan sekedar pengikut-Nya! Kita juga mempersiapkan agar Yesus lahir di hidup orang-orang yang kita kenal dan inginkan kita perkenalkan kepada Yesus!

Doa: Ya Yesus, bukan sekedar mempersiapkan Natal, peringatan agung kelahiran-Mu dua ribunan tahun yang lalu. Jadikan aku juga Yohanes-Yohanes yang mempersiapkan jalan bagi-Mu, agar Dikau lahir dalam hidup teman dan anggota keluarga-ku yang belum mengenal-Mu.

Janji: “Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku dan sampai sekarang Aku memberitakan perbuatan-M u yang ajaib” --- Mazmur 71:17     

Pujian: Dwiyanto untuk pertama kali tahun lalu mengajak pacarnya merayakan Natal di Gereja Parokinya.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.