SATU DALAM KATA DAN PERBUATAN
06 February 2024
Selasa, 6 Februari 2024
Perayaan wajib Paulus Miki
1Raja 8:22-23.27-30
Mazmur 84:3.4.5.10.11
Markus 7:1-13
“Sebab ada tertulis : Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.” --- Markus 7:6b
YESUS MENEGUR sifat munafik orang-orang Farisi dan Yahudi yang datang menemui-Nya. Mereka bermuka dua, apa yang diucapkan berbeda dengan yang ada di hatinya. Mereka mencela para murid Yesus yang dianggap tidak menaati adat istiadat nenek moyang dalam hal kebersihan ritual. Misalnya makan dengan tangan najis, yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh. Bagi mereka, tradisi dianggap sangat penting. Mereka juga mempunyai beberapa tradisi lain, seperti keharusan membersihkan diri sepulang dari pasar, tata cara mencuci cawan, kendi dan perkakas tembaga.
Yesus mengetahui mereka sedang mencari kesalahan dengan tuduhan ketidak-taatan para murid-Nya. Maka Yesus menjawab dengan tegas bahwa tradisi tidak boleh untuk mengabaikan perintah Allah. Tradisi tidak boleh jika hanya digunakan untuk memelihara adat istiadat sendiri. Tradisi seharusnya dimaksudkan untuk menjamin pelaksanaan hukum Allah yang tertulis.
Kenajisan bukan terletak dalam hal kebersihan lahiriah saja seperti menyentuh, cara makan, ataupun jenis makanan yang dilarang. Melawan kenajisan harus dilakukan dengan menjaga kesucian pada rohani, dan dinyatakan dalam perbuatan. Yesus menyatakan pentingnya menjalankan perintah Allah. Ia mengingatkan pentingnya menaati hukum Musa, seperti dalam hal menghormati ayah dan ibu kita, serta konsekuensi kematian jika mengutuki mereka. Tradisi dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan perintah Allah. Kita harus satu kata antara hati, pikiran, ucapan dan perbuatan dalam menjalankan perintah-Nya. (Thony Octa).
DOA: ”Ya Allah, jauhkanlah kami dari segala kemunafikan, agar dapat menjalankan perintah-Mu dengan baik dan benar, Amin.”
JANJI: “Sebab lebih baik satu hari di pelataranMu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.” - Mazmur 84:11
PUJIAN: Paulus Miki SJ (1564-1597) adalah seorang misionaris Yesuit, seorang martir dan Santo Katolik Roma asal Jepang. Ia merupakan salah satu dari 26 martir yang disalibkan di Nagasaki karena mempertahankan iman kepada Kristus.
Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)