SELAMAT TINGGAL 2021, SELAMAT DATANG 2022
24 December 2021
Jumat, 31 Desember 2021
1 Yohanes 2: 18-21
Mazmur 96: 1-2, 11-13
Yohanes 1: 1-18
“Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah”
Yohanes 1: 2
INJIL YOHANES diawali dengan suatu Kidung indah yang menggambarkan tentang “Firman” atau “Sang Sabda” , Yang sudah bersama-sama Allah sejak awal mula. Bagi orang Israel dengan membaca ayat-ayat ini langsung mereka mengenali gagasan ini.
Dalam Kisah Penciptaan, dikatakan dalam Kitab Kejadian, Allah berfirman dan barang-barang atau benda itu tercipta dan lalu ada. “Berfirmanlah Allah, ‘Jadilah terang. Lalu terang itu jadi. … Berfirmanlah Allah: ‘Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tetumbuhan yang berbiji…, ‘ dan seterusnya (Kej 1: 3, 11). Itu menandakan kuasa kreatif Allah. Satu kata yang Allah ucapkan ada yang muncul terjadi, sesuatu yang baru, yang segar dan menakjubkan. Begitulah kuasanya ‘Firman-Nya’.
Dengan telah begitu akrab dan dikenalnya ‘Firman’ yang penuh kuasa tersebut, maka Yohanes memperkenalkan seluruh pewahyuan baru akan ‘Firman Allah’ itu, yang tidak hanya kuasa dan tidak hanya kekal. Tetapi Firman Allah itu adalah seorang PRIBADI. Yohanes menulis dalam Injilnya bahwa Pribadi itu sudah ada sejak awal bersama-sama Allah – Firman itu bukan suatu ‘energi atau benda’, melainkan seseorang Pribadi yang sejak awal bersama Allah. Dan Pribadi itu telah datang dan berada di tengah kita, yakni Yesus – sang Mesias , Dia Yang Terurapi.
Pada Lilin Paska, tertulis antara lain huruf Yunani pertama dan akhir “Alpha dan Omega”. Ini suatu lambang bahwa Yesus – sang Sabda yang menjadi Manusia itu sudah ada sejak “Awal dari segala-galanya” dan Dia akan menjadi Yang Paling Akhir sekali. Atau Yesus adalah Awal dan Akhir ciptaan.
Dan kita saat ini di akhir tahun 2021.Dapatkah kita membayangkan bahwa Yesus selalu menyertai kita sepanjang tahun ? Dan kita juga akan berada di titik awal tahun 2022. Dapatkan kita juga mengharapkan Yesus tetap menyertai kita sejak detik pertama pukul 24.00 berubah menjadi pukul 0.01, sewaktu lonceng jam berbunyi menyambut awal tahun 2022 ?
Bila Sang Sabda Allah itu hadir, Dia tidak hanya aktif, Dia bukan sekedar penonton ! Ia selalu menyabdakan hidup baru, pengampunan, bimbingan dan pembaruan. Ia selalu menyabdakan arah baru, hal yang membesarkan hati dan menyatakan pengampunan dan kasih cinta.
Matahari terbit di ufuk timur menyambut Tahun Baru, sebab Dia memang menghendakinya dengan senang hati. Dan bila di tahun lalu ada sesuatu yang jatuh masuk ke ‘kegelapan’, Ia tinggal ber-’sabda’ dan terangpun akan bersinar dalam tahun berikutnya.
Lalu? Dengan penuh rasa syukur yang mendalam kita sampaikan kepada Yesus atas segala berkat di tahun 2021 kemarin, termasuk wabah ‘pandeminya’ ! Dan menatap tahun 2022, kita dengan penuh harap dan penuh percaya pasrah kepada Penyelenggaraan Ilahi-Nya, sang Alpha dan Omega, yang menuntun kita dengan berkat-berkat-Nya masuk ke Tahun Baru, dan menyertai kita dari hari pertama dan sepanjang tahun . (S.Widjojo)
DOA : Ya Sabda Allah, semoga hari ini yang mengakhiri dan mengawali menjadi pengingat akan ‘Kehadiran-Mu’ selalu menyertai kami.
JANJI : “Ia datang untuk menghakimi bumi. Ia datang untuk mengadili dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetian-Nya” Mazmur 96: 13
PUJIAN : Umumnya Umat menghadiri Misa Tutup Tahun di Gereja Paroki masing-masing untuk bersyukur dan memohon berkat. Tetapi akhir tahun 2020 lalu hal itu tak mungkin kita laksanakan karena demi kesehatan dan keselamatan kita semua di tengah Pandemi Covid-19, tetapi Tahun ini , bisa .
Penanggung Jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ