SEMAKIN MENYERUPAI KRISTUS

28 March 2021

Minggu, 28 Maret 2021

Minggu Palma

Markus 11:1-10 / Yohanes 12:12-16

Yesaya 50:4-7

Mazmur 22:8-9, 17-20, 23-24

Filipi 2:6-11

Markus 14:1-15


“Salibkanlah Dia!” Markus 15:13


PEKAN SUCI dimulai dengan Minggu Palma atau lebih tepat Minggu Sengsara – di mana kita merenungkan Sengsara Tuhan. Fransiskus de Sales (1567-1662), seorang pujangga Gereja, yang kita peringati tiap tanggal 24 Januari, pernah menulis, “Saya secara khusus menganjurkan doa batin (merenungkan)… hidup dan Sengsara Tuhan kita. Bila anda sering mengangan dan membayangkan Dia dalam renungan anda, seluruh jiwa kita akan dipenuhi oleh-Nya, anda akan tumbuh semakin menyerupai Dia, tindak perilaku anda akan dipoles oleh-Nya”.

Fransiskus dari Sales ini mengetahui sekali bahwa bila kita ingin menyaksikan transformasi sesungguhnya dalam hidup kita, kita perlu -membayangkan diri - berada dekat-dekat dengan Dia, entah berada di bawah kaki salib, di dekat-Nya sewaktu Ia berdoa di Taman Getsemani, duduk di samping-Nya dalam Perjamuan Akhir. Coba dengarkan, bagaimana kiranya suara-Nya, exppresi wajah-Nya; tataplah mata-Nya sewaktu berdiri di hadapan Pilatus menerima vonis hukuman mati! Mengapa Yesus terdiam. Kira-kira apa saja yang berkecamuk dalam pikiran dan hati Yesus, sewaktu mendengarkan seruan massa, “Salibkanlah, salibkanlah Dia!”

Sering saja kita beranggapan apa yang kita lakukan itu adalah hal yang penting. Tetapi apa yang menurut Allah hal yang terpenting itulah sebenarnya yang perlu kita lakukan. Dan dalam saat Minggu Sengsara ini, yang paling penting dan sangat berharga ialah berkontemplasi akan Sengsara Yesus. Ini membuka diri kita menyambut rahmat Allah, hari ini dan sepanjang Pekan Suci ini. Yesus ingin sekali mencetak kesan yang mendalam dalam hati kita tentang kasih-Nya dan ingin mengisinya dengan kasih-Nya itu. (SW)

DOA: “Ya Yesus, begitu besar sekali kasih-Mu kepadaku. Aku hanya dapat berkata: Terima kasih!”

JANJI: “Mereka menusuk tangan dan kaki-Ku. Segala tulang-Ku dapat dihitung; mereka menonton dan memandangi Aku.” Mazmur 22:17-18

PUJIAN: Di tiap hari Jum’at selama Masa PraPaska, kebiasaan saleh dilakukan oleh umat yakni Doa Jalan Salib. Umumnya peserta ‘mbludak’. Dalam Pekan Suci, Jalan Salib dilakukan sendiri-sendiri dan dalam Doa Rosario, umat memilih misteri kedua, yakni Peristiwa Duka.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.