SEPTEMBER BULAN KITAB SUCI

30 September 2022

Jumat, 30 September 2022

Pw S. Hieronimus, ImPujG

Ayb. 38:1,12-21; 39:36-38;

Mzm. 139:1-3, 7-10,13-14ab

Luk. 10:13-16;


Berbahagialah orang yang merenungkan hukum Tuhan dan menghasilkan buah. (Mzm 1:2)


Hari ini kita memperingati Santo Hieronimus, seorang kudus yang terkenal karena menerjemahkan Kitab Suci dalam bahasa Latin, yang disebut Vulgata kalau kita membaca kita membaca Kitab Suci yang sudah diterjemahkan, katakanlah yang bahasa Indonesia, barangkali kita tidak pernah membayangkan bagaimana tingkat kesulitan para penerjemah. Para ahli Kitab Suci yang pernah menerjemahkan Kitab Suci sungguh harus bertekun dan bekerja dengan teliti dan telaten. mereka berdiskusi lama untuk menemukan istilah - istilah yang pas. Kita bisa membayangkan bagaimna Santi Hieronimus dapat menejemahkan Kitab Suci Perjanjian Lama dan Kitab Suci Perjanjian Baru sekaligus. Butuh berapa waktu? Santo Hieronimus menggarapnya 30 tahun. Selama itu pula, dia bekerja, berdoa, dan bermeditasi di betlehem. Banyak godaan dan kesulitan karena ia sendiri, tetapi rahmat Tuhan melindungi dan menguatkannya. Hasil kerjanya yang hebat ini masih dapat kita rasakan hinga saat ini dan dipadang sebagai terjemahan resi oleh Gereja.

Santo Hieronimus sebelum sampai pada penyelesaian tugas suci penerjemahan Kitab Suci, belajar banyak dari orang-orang suci lainnya seperti Uskup Valerianus, Santo Gregorius dari Nazianse, dan tokoh lainnya. Hieronimus mengalami betul apa yang dikatakan Yesus dalam Injil bahwa barang siapa mau mengikut Yesus harus berani tidak nyaman. Serigala mempunyai liang, burung mempunyai sarang, tetapi anak masia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala. Rela tidak nyaman tanpa jaminan manusiawi yang masuk akal, itulah yang di hidupi puluhan tahun oleh Hieronimus.

Kita dapat merenungkan hidup kita hari ini, betapa kita selalu mencari tempat nyaman untuk berdoa, pergi Misa kalau pikirnya sulit, kita cenderung menghindari atau kalau ke Gereja, kita mencari yang ber AC, enak bangkunya dan juga tempat berlututnya empuk. Kita suka mencari tempat duduk yang nyaman dan aman, agak dibelakang, sehingga kalau ngantuk tidak kelihatan. Ini adalah contoh bagaimna sulitnya mengikuti Yesus dengan tanpa jaminan rasa aman tersebut. Hidup Santo Heironimus yang berani tidak nyaman dalam mengikuti Kristus bergema dan berbuah lama dan jauh. Keberanian untuk tidak nyaman dalam mengikuti Kristus adalah partisipasi dalam salib kritus. Hanya dengan demikian kita boleh berharap untuk ambil bagian dalam kemuliaan-Nya. (S.W)

DOA: Ya Allah semoga sabda yang kami Renungkan pada peringatan Santo Hieronimus mrngobarkan hati kami untuk merenungnkan kitab susci sertas semua sabdamu amin.

JANJI: “Barang siapa mendengar kamu, ia mendengar Aku; barang siapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barang siapa yang menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku”. Lukas 10:16

PUJIAN: Tiap tanggal 30 september Gereja selalu memperingati pesta santo Heoronimus. Dialah orang kudus yang berjasa besar dalam menterjemahkan kitab suci dari versi septuajinta yang berbahasa Yunani kedalam kitab suci berbahasa latin. Karena itulah bulan september oleh Gereja dijadikan bulan kitab suci.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.