SETAN MENGEMBUSKAN

24 January 2022

Senin, 24 Januari 2022

St. Fransiskus de Sales,

2 Samuel 5: 1-7;

Mazmur 89: 20-22, 25-26;

Markus 3:22-30

 

               PERPISAHAN DAN PERPECAHAN

 

“Kalau suatu kerajaan terpecah-pecah, kerajaan itu

tidak akan bertahan” Markus 3: 24

 

SETAN TERUS BERUSAHA mengganggu dan membuyarkan hati kita dalam perjalanan menuju Allah. Ia ingin sekali kita jatuh bersama dia ke dalam maut abadi dan terpisah dari Allah. Salah satu cara ‘trik’-nya ialah menaburkan benih   perpecahan dan perpisahan. Setan ingin merusak hubungan pribadi kita yang intim dengan Allah, merusak hubungan pribadi kita satu sama lain, dalam hubungan suami-istri dalam keluarga dan dalam masyarakat.

Perpecahan dan perpisahan itu dalam sejarah Gereja juga terjadi. Itu suatu tragedi dan suatu realitas yang harus kita terima dan hadapi. Di dalam Gereja kita pun ada kelompok ‘liberal’ dan kelompok ‘konservatif’.

Umumnya pertanyaan adalah ‘itu-itu’ saja: ‘Mengapa koq tidak-bisa hidup berdampingan bersama, meski berbeda pandangan ?’

Seorang Kardinal dari Amerika Serikat, Joseph Bernadine (1928-1996) menjadi  pejabat Gereja terhormat, 1972-1996, mengusulkan perlu mencari ‘dasar bersama’ – yang lebih  menekankan  aspek persamaan, dari pada perbedaan, apa yang disetujui daripada yang tidak disetujui.  Dari situ perlahan mencari titik temu untuk ‘rekonsiliasi’. Ada yang berhasil ada yang tidak. Tidak berhasil, karena kekerasan hati, merasa dirinya yang paling benar, pihak lain salah.

Bagaimana tanggapan Yesus dalam hal perpecahan dan perpisahan ini ? Ia berdoa baik bagi kita maupun bagi dunia secara terang-terangan. Apa doanya ? Kita temukan dalam Yohanes bab 17. Awalnya Ia berdoa khusus untuk para rasul dan murid-murid-Nya (Yoh 17:9-16). Lalu Ia sebut, “Dan bukan hanya untuk mereka aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka, supaya mereka semua menjadi satu,….” (Yoh 17: 20). Yesus mendoakan kita-kita juga.

Kita tahu apa yang menjadi keinginan setan dan apa maksud doa Yesus bagi kita. Tentu kami percaya doa Yesus tetap ‘jaya’.

DOA     : Ya Yesus jauhkan kami dari bujukan setan untuk ribut dengan sesama kami dalam keluarga. Ajarilah kami lebih mencari persamaan daripada perbedaan yang memisahkan kami.

JANJI   : “Bila suatu rumah tangga terpecah-pecah, rumah tangga itu tidak dapat bertahan” Yohanes 3: 25

PUJIANl: Di saat “Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristiani” ini , dalam Gereja Katolik diadakan pertemuan tingkat Nasional, antara enam-komunitas antara lain KTM, PKK Indonesia serta keempat lainnya, membentuk wadah baru dengan nama Charis, yang menaungi ke-enam komunitas. Dan diresmikan oleh Bapak Kardinal Suharyo, Uskup Agung Jakarta. Prakarsa memiliki satu ‘payung’ ini adalah dari Paus Fransiskus sendiri. Komunitas-komunitas itu tidak lebur, tetapi tetap dalam identitasnya sendiri. Itu digambarkan sebagai buah-buah yang disatukan menjadi satu wadah, tetapi tidak menjadi ‘Juice’ melainkan ‘Salad’ -tiap buah tetap terlihat dan terasa-.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.