SETIA SAMPAI AKHIR

26 December 2024

Kamis, 26 Desember 2024

Kisah Para Rasul 6:8-10; 7:54-59

Mazmur 31:3c-4.6.8ab.16bc.17

Matius 10:17-22


“Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan  sampai pada kesudahannya  akan selamat.” --- Matius 10:22


MENJADI MURID Yesus tidaklah mudah. Mengikuti Yesus itu banyak konsekuensinya, tetapi semuanya itu tetap harus kita jalani. Yesus sendiri menyatakan bahwa mengikuti Dia berarti kita harus mau menyangkal diri dan berani memikul salib setiap saat. Dalam hidup ini, kita selalu berhadapan dengan berbagai macam masalah, persoalan hidup dan godaan-godaan duniawi yang muncul dari dalam diri sendiri ataupun dari lingkungan sekitar.

Keinginan dalam diri kita untuk mengikuti godaan-godaan duniawi yang membuat kita jatuh dalam dosa yang membawa kita jauh dari Tuhan. Disinilah kita membutuhkan belas kasih dan rahmat Tuhan untuk memberi kekuatan sehingga kita bisa menyangkal diri, menjauhkan diri dari dosa. Lingkungan sekitar sering kali membuat kita merasa ragu untuk mengikuti kehendak Tuhan. Kita takut dicap sok suci, sok baik apabila berbuat baik atau di saat kita berusaha untuk hidup benar. Ini semua merupakan salib yang harus berani kita pikul, yaitu hidup berbeda dengan dunia.

Menghadapi itu semua kita tetap harus berusaha berjalan sesuai ajaran Yesus. Kita tidak perlu khawatir karena Yesus berjanji bahwa Dia akan selalu menyertai kita. Apabila kita setia berjalan bersama Yesus sampai akhir maka keselamatan yang dijanjikan Yesus akan kita terima.

Untuk itu mari kita mengikuti jejak Santo Stefanus Martir yang kita rayakan hari ini yang tetap setia sampai akhir hidupnya untuk mengikuti dan mewartakan Yesus. (Kiki Oktavia)

 

DOA: ”Tuhan, terima kasih untuk kesempatan yang diberikan kepada kami untuk menjadi murid-Mu. Ajar kami untuk selalu setia mengikuti-Mu dan berani menerima apapun yang kami hadapi karena mencintai-Mu. Bawa kami untuk selalu mengosongkan diri sehingga Cinta-Mu memenuhi kami sehingga kami mampu menyangkal diri kami dan memikul salib yang kami terima, Amin.”

JANJI: ”Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya TUHAN, Allah yang setia.” - Mazmur 31:6

PUJIAN: Santo Stefanus martir. Nama Stefanus berasal dari Bahasa Yunani Stephanos, yang berarti “mahkota”.  Ia adalah pengikut Kristus pertama yang menerima mahkota kemartiran. Stefanus adalah seorang diakon pada masa Gereja Perdana. Kita membaca kisah tentangnya dalam Kitab Kisah Para Rasul. Petrus dan para rasul lainnya menyadari bahwa mereka membutuhkan penolong-penolong untuk mengurus para janda serta kaum miskin. Jadi, mereka mentahbiskan tujuh orang diakon. Stefanus adalah yang paling terkenal dari antara mereka. Tuhan mengadakan banyak mukjizat melalui St. Stefanus. Ia berbicara dengan hikmat dan karunia yang membuat banyak dari para pendengarnya menjadi pengikut Yesus.

Banyak orang tidak suka akan kotbah Stefanus sehingga mereka menyeret St. Stefanus ke luar kota Yerusalem dan melemparinya dengan batu hingga mati. Orang kudus itu berdoa, “Tuhan Yesus, terimalah rohku!” Kemudian ia berlutut serta memohon kepada Tuhan untuk tidak menghukum para musuh yang membunuhnya. Tidak ada penjelasan tentang dimana lokasi makam Martir pertama ini.  Sampai Pada Tahun 415 Masehi seorang peziarah dan imam bernama Lucian  mendapat penglihatan yang mengungkapkan lokasi jenazah Santo Stefanus dimakamkan. Lokasi dimana saat ini berdiri Gereja St Stefanus, di Yerusalem.

Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.