SI BUTA BARTIMEUS

27 May 2021

Kamis, 26 Mei 2021

Sirakh 42:15-25

Mazmur 33:2-9

Markus 10:46-52


“Apa yang kauhendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Markus 10:51


KISAH BARTIMEUS, si pengemis buta yang disembuhkan Yesus, kita semua kenal ceritanya. Bagaimana kalau narasinya berbeda sedikit? Maksudnya, anda sendirilah si Bartimeus buta itu.

Setiap penduduk kota Yerikho kenal anda. Anda si pengemis buta. Hidup anda sama sekali tergantung orang lain. Anda tak bisa pergi ke manamana kecuali kalau ada yang menuntunnya. Satusatu cara dapat bertahan hidup, anda mengemis, mengedangkan tangan dan menunggu kebaikan hati orang. Hidup anda boleh dikata gelap gulita dan sangat terbatas. Tiada masa depan. Anda sadar sekali apa yang anda sangat butuhkan… ah seandainya anda dapat melihat. 

Seperti biasa anda duduk di pinggir jalan dengan sabar menunggu, siapa tahu ada orang melemparkan makanan atau sekeping uang. Dan tiba-tiba anda mendengar keributan orang dari kejauhan, sepertinya ada rombongan datang yang terasa semakin mendekat. Anda mendengar ada orang berseru: “Yesus dari Nazaret lewat!”.

Anda pernah mendengar omongan orang tentang Orang itu. Tetapi anda belum pernah mendengar Ia berkotbah. Orang sekota tumpah ruah ingin mendengarkan kotbah-Nya yang penuh wibawa dan kuasa. Anda juga mendengar bahwa Orang itu banyak berbuat baik dengan menyembuhkan banyak orang dari pelbagai macam penyakit.

Lalu terasa ada harapan timbul dalam hati anda. Harapan itu mendorong anda berseru sewaktu anda merasa Ia lewat: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Dan rombongan yang lewat di depanmu membentak anda ‘Diam!’ Tetapi anda malah lebih keras berseru: “Anak Daud, kasihanilah aku!” Yesus lalu berhenti dan meminta orangorang yang tadinya membentak untuk membawa anda ke hadapan-Nya. Ia sabar menunggu anda sewaktu anda tertatih-tatih berjalan menuju Dia. Anda tidak melihat Dia, tetapi anda merasa sekali bahwa Ia sangat menaruh perhatian pada anda. Sesampai di depan-Nya, anda segera bersimpuh dan mendengar apa yang Ia katakan: “Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu!”

“Rabuni, supaya aku dapat melihat!”, jawab anda. Dan anda mendengar, “Imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah!” Dan tiba-tiba anda dapat melihat. Anda kagum akan warna-warni pelangi di depan mata anda. Tatapan mata anda tak bergeser dari wajah Yesus. Kasih cinta macam apa yang anda temukan dalam mata-Nya?

Yesus mengatakan dengan manis kepada anda, ‘Pergilah dan ikutilah langkah kakimu’. Tetapi anda pergi mengikuti jalan Yesus untuk seterusnya! Dan semuanya bagi anda lalu berubah dari sebelumnya.

Yesus juga tetap menaruh perhatian penuh pada anda saat ini. Kalimat yang sama seperti Ia katakan kepada Bartimeus, Ia katakan juga pada anda pribadi, “Apa yang engkau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?” Adakah sesuatu yang hendak anda katakan kepada Yesus? Apa itu? Kalau Bartimeus, setelah terkabul pemohonannya, lalu mengikuti jalan Yesus – dan menjadi murid-Nya, bagaimana anda? Adakah sesuatu yang menahan anda untuk tidak mengikuti jalan-Nya untuk seterusnya? Adakah sesuatu yang dari luar maupun dari dalam yang menghalang-halangi untuk menjadi murid Yesus? (SW)

DOA: “Ya Yesus, Engkau mengenal isi hatiku terdalam. Perkenankan aku untuk lebih dekat lagi dalam mengikuti-Mu!”

JANJI: “Dia berfirman, maka semuanya jadi, Dia memberi perintah, maka semuanya ada!” Mazmur 33:9

PUJIAN: Dari Kitab zaman abad-abad pertama ada yang berisi Kisah para kudus, tercatat tanggal 27 Mei ini, peringatan martir St. Yulius (+302). Ia hidup masih dalam masa pengejaran dan penganiayaan umat kristiani. Dia dikenal sebagai anggota tentara Romawi. Berdinas selama 27 tahun lalu pensiun. Karena beriman kristiani, ia ditangkap di Rumania, lalu dipaksa menyembah berhala. Ia menolak. Akhirnya, bersama Valensio dan Hesikius, mereka bertiga dipenjara, lalu dipancung. Mereka mati sebagai martir.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.