SIAP MENJADI MISIONARIS?

25 April 2020

Sabtu, 25 April 2020


St. Markus, Pen.Injil

1 Petrus 1:5b-14

Mazmur 89:2-3, 6-7, 16-17

Markus 16:15-20


?"Pergilah ke seuluruh dunia dan wartakanlah Injil kepada semua makhluk"  – Markus 16:15


SAAT PESAN agung itu disampaikan oleh Yesus kepada para murid-Nya, Yesus dalam keadaan telah bangkit mulia dari maut, Ia menang telak atas maut dan dosa. Dan pesan Yesus itulah yang dilakukan oleh para murid-Nya. Mereka pergi menjelajah daerah-daerah mewartakan Kabar Gembira.

Tak semua murid Yesus pergi jauh mewartakan Injil, tidak semua menulis surat kepada jemaat. Ada dari para murid yang hidup biasa-biasa seperti kita. Diantara mereka ada hal yang sama, yakni mengikuti bimbingan Roh Kudus. Mungkin petualangan misioner tidak kita lakukan dan alami. Hal ini bisa ada – bisa tidak. Yang penting ialah bahwa kita menunjukkan diri kita setia akan peran dalam perutusan kita sebagaimana Allah telah menempatkan kita. Dan di situ kita akan menemukan banyak kejutan dan hal-hal yang menggembirakan.

Secara kecil-kecilan kita dapat melakukan pewartaan Injil, pada pendengar yang sedikit, setiap hari. Apapun kebaikan yang kita lakukan, dapat mengandung sentuhan Yesus. Kata-kata kita yang membesarkan hati sesama, entah lewat lisan, telfon atau pun wa, bisa membawa embusan Roh Kudus. Setiap keputusan untuk mengampuni, meski terhadap hal-hal kecil yang hanya sedikit menyinggung perasaan kita, itu telah melepas aroma belas kasih kepada sekeliling kita.

MEski itu semua hanyalah hal-hal kecil, tetapi sama sekali tidak boleh kita sepelekan. Karena disitulah kita bisa memberikan kesaksian akan Yesus.

Hari ini kita rayakan Santo Markus penulis Injil Pertama. Nama lain ialah Yohanes Markus. Dalam catatan Kisah para Rasul tulisan Lukas, ia dikenal membelot dalam perjalanan pewartaan pertama, meninggalkan Saulus dan Barnabas, dan pulang kerumah (Kisah 15:36-38). Kalau dalam kepahlawanan jagad penginjilan, boleh kita katakan Markus itu gagal. Tetapi itu bukanlah akhir dari perjuangan hidupnya sebagai murid Kristus. Dikisahkan Markus lalu ke Roma dan menjadi murid Santo Petrus. Dia mendengarkan, merekam dalam hati dan ingatan apa yang dikisahkan Petrus tentang Yesus. Maka Markus-lah orang pertama yang menulis Injil. Itulah dokumen pertama tentang kisah Yesus dan menjadi sumber pegangan bagi Matius, Lukas untuk menulis Injil mereka.

Seandainya ia tetap melakukan perjalanan keliling menemani Paulus dan Barnabas, mungkin tidak akan ada dampak apa-apa dalam sejarah Gereja. Tetapi dengan duduk manis menulis Injil, Markus berkontribusi besar yang berdampak luar biasa, pada Gereja dan dunia sampai saat ini.

Dan kita? Jangan cepat-cepat men-diskualifikasikan diri kita sendiri. Markus telah lakukan dan buktikan. Berbaliklah ke keputusan awal yakni menjadi murid-murid-Nya yang siap diutus, dan setia dalam perutusan. Anda ada dan berperan, dunia akan menjadi beda!


DOA : Ya Yesus, berkatilah segala yang aku lakukan dalam Nama-Mu, meski itu hal-hal kecil-kecil.

JANJI : “Salam kepada kamu sekaian yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku.... Damai sejahtera menyertaikamu sekalian yang berada dalam Kristus. Amin” – 1 Petrus 5: 13-14

PUJIAN : Dikisahkan, Santo Markus meninggal di Alexandria. Dan di tahun 829, kerangka jasadnya dibawa ke Venesia. Di situ didirikan Katedral megah Santo Markus dan dimakamkan kembali di situ.


Penanggungjawab Renungan: ?Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.