SIAP – SIAP
28 November 2021
Minggu, 28 November 2021
Minggu Advent I
Yeremia 33:14-16
Mazmur 25:4-5,8-9,10,14
1 Tesalonika 3:12—4:2
Lukas 21:25-28, 34-36
“Bangkit dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat!” --- Lukas 21:28
ADVENT LAGI! Terdengar lagi sabda pengingatan: “Jagalah dirimu! ….Berjagalah senantiasa sambil berdoa…!” (Luk 21:34, 36). Rasanya kurang ‘sreg’, kita diminta memusatkan hati dan budi kepada kata-pengingat dari Tuhan yang bernada menakut-nakuti, sedangan kita tetap percaya penuh Tuhan itu mahasetia dan bertekad membahagiakan kita selalu?
Bacaan pertama hari ini dari surat Paulus kepada jemaat di Tesalonika. Paulus berdoa agar umat di situ semakin mendalam menghayati kasih akan sesama, sementara mereka menanti kedatangan Tuhan! Paulus mengatakan ini bukan karena umat di Tesalonika sangat kurang saling mencintai. Justru sebaliknya. Paulus mengawali suratnya dengan memuji “pekerjaan imanmu , usaha kasihmu dan ketekunan pengharapanmu kepada Tuhan kita Yesus Kristus” (1 Tes 1:3), “agar tak bercacat dan kudus di hadapan Allah dan Bapa kita, pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita” (1 Tes 3:13).
Demikian juga masa Advent ini, Tuhan sama sekali tidak membuat kita bingung akan pekerjaan iman dan usaha kasih kita akan sesama. Tuhan tahu betapa cinta kita kepada-Nya betapa besar tekad kita untuk hidup berkenan kepada-Nya - meski belum sempurna.
Kita memasuki Advent – masa yang ber-rahmat, karena Tuhan mengundang kita untuk berziarah masuk ke kasih Allah yang semakin mendalam dan mendekat pada kehadiran-Nya.
Gereja mengajak kita dalam Masa Advent ini guna mendalami suasana Advent ini sendiri :
- Tenang. Kita diajak bukan untuk sibuk ini sibuk itu, tetapi untuk mencari waktu membaca Kitab Suci, atau buku-buku rohani serta merenungkannya dan memetik buahnya, dengan tenang.
- Hujan. Desember bagi kita musim hujan. Dan semoga ini menandakan hujan berkat dari Tuhan bagi kita dan keluarga kita dan meneruskan berkat-berkat Tuhan itu kepada orang-orang di sekitar kita, khususnya yang membutuhkannya.
- Kita diminta janganlah terburu-buru. Belajar menunggu dengan sabar, memberi kesempatan orang lain untuk lewat lebih dulu, melempar senyum kepada orang-orang di kiri dan di kanan kita sehingga ikut menciptakan suasana damai dan sukacita.
Advent menunjuk tujuan kedatangan Kristus ke dunia ini, yakni yang tiada lain untuk membuat kita berada dalam suasana damai, tentram dan semakin berpeduli dan mengasihi sesama kita . Kedatangan-Nya ke dunia adalah bukti kepedulian dan kasih-Nya kepada kita. (S. Widjojo)
DOA: Tuhan, tariklah diriku untuk semakin dekat pada-Mu dalam Masa Advent ini.
JANJI: “Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka” --- Mazmur 25: 14
PUJIAN: Dalam Temu berbagi dalam Kelompok PD, seorang peserta mengakui persiapan Masa Advent waktu-waktu lalu hanya bersibuk dengan hiasan-hiasan Natal serta sibuk membeli kado-kado Natal yang bagus-bagus, agar nanti tidak kalah mewah dari apa yang nanti kita terima. Sekarang ia lebih suka menjadi relawan membagikan sembako kepada umat yang membutuhkannya.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ