SIAPA YANG MAU MENDAKWA?

31 October 2019

Kamis, 31 Oktober 2019

St. Alphonsus Rodriquez

Rm 8:31b – 39

Mzm 109:21-22, 26-27, 30-31

Lukas 13:31-35

                                 

“Kalau Allah ada di pihak kita, siapa yang mau melawan kita.” --- Roma 8:31

             

HUBUNGAN PRIBADI Paulus dengan Yesus demikian eratnya, sampai ia berani mengatakan, “Siapa yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan, atau penganiayaan atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya atau pedang?“ (Rm 8:35). Itu bukan sekedar pertanyaan retoris yang tak butuh jawaban bagi Paulus! Paulus sendiri-lah telah mengalaminya segala macam bahaya itu semua dan mungkin lebih lagi (2 Kor 11:23 dst). Dengan penuh keyakinan bahwa kasih Allah pribadi akan diri Paulus itu, maka dia berani menyatakan bahwa tak ada sesuatu apapun yang dapat memisahkan dia dari kasih Allah, bahwa dirinya lebih dari pemenang (Rm 8:37). Tak ada sesuatu ancaman apapun yang dapat menakutkan diri Paulus dalam menjalankan perutusannya.

Kita ingat sewaktu para kaum Farisi mengatakan bahwa raja Herodes  mencoba mau membunuh Yesus (Luk 13:31), itu bukan gertak sambal.  Baru saja Herodes berhasil membunuh Yohanes Pembaptis. Herodes itu bertangan dingin, anaknya sendiri yang ia rasa menjadi  ancaman bagi Kerajaan dan tahnya, ia bunuh. Dan tentu Yesus sendiri lebih dari Paulus. Ia jauh lebih yakin adanya jaminan dari Allah Bapa akan kasih Allah yang terus menerus. Tanpa gentar, justru Yesus langsung mendahului datang ke kota Yerusalem, yang menjadi tempat istana Herodes (Luk 13:33). Dan justru kesempatan ada di tangan Herodes untuk membunuh Yesus, tetapi nyatanya Herodes sama sekali tidak mengambil tindakan pada Yesus (Luk 23:8 dst) Tak ada ancaman apapun yang dapat menakuti Yesus dalam mengemban perutusan-Nya.

Kita semua dibaptis ke dalam Diri Yesus. Dan seperti Paulus, kita juga mendapat penugasan perutusan dari Allah. Ingat sabda-Nya: ”Jangan takut!” (Mat 10:31). Jangan ada ancaman apapun yang menakuti diri anda dalam mengemban tugas perutusan dari Allah.

 

Doa: Bapa, aku tak akan mundur karena ditakut-takuti (Mat 10:26) oleh ancaman yang mau menghentikan diriku dari mengasihi dan melayani-Mu!

Janji: “Ia berdiri di sebelah kanan orang miskin, untuk menyelamatkan dari orang-orang yang menghukumnya” ---Mazmur 109:31

Pujian: Santo Alphonsus Rodriquez, seorang Bruder warga Serikat Yesus kita peringati hari ini. Ia lahir di Segovia Spanyol, 1531, dan meninggal di Palma de Mayorca Italia, 1617. Sewaktu usia 40, ia memutuskan masuk ke Serikat Yesus dan diterima. Bertahun menjadi  penjaga  pintu Kolese Montesion. Sederhana dan rendah hati. Menjadi pendoa dan penasihat yang diberkati Tuhan baik bagi para  yesuit dan tamu-tamu dari luar yang datang ke Kolese.

Renungan Harian Satu Perjamuan. Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.