SIAPA YESUS BAGIKU PRIBADI?

27 September 2019

Jumat, 27 September 2019

St. Vincentius dari Paulo

Hag 2:1-9

Mzm 43:1 – 4

Lukas 9:18-22

 

“(Yesus bertanya kepada murid-murid), ‘Menurut kamu, “Siapa Aku ini”. Jawab Petrus,’ Mesias dari Allah’ “ --- Lukas 9:20

 

PERTAYAAN YESUS dan pengakuan Petrus ini  juga ditulis oleh Matius dan Markus. Pertanyaan Yesus itu juga ditujukan kepada kita masing-masing. Tetapi sering kita menghindari menjawabnya. Kiranya ada baiknya kita sekarang mencoba menjawabnya.

Pertama, seluruh hidup kita dan penghayatan iman kita sebenarnya telah merangkum jawaban kita terhadap pertanyaan Yesus, sebab hal itu memperdalam relasi pribadi kita  dengan Yesus. Kedua, bagi kita Yesus itu ilahi, yang Kudus, yang berkuasa mengampuni dosa-dosa kita. Jelas jauh sekali berbeda dengan kita, seperti cahaya dari kegelapan. Kita selalu mencoba menyadari kehadiran-Nya, meski kita akui semuanya di atas jangkauan pikiran kita.

Ketiga, Yesus itu Manusia seperti kita-kita ini tetapi tanpa dosa, yang Hati-Nya mudah tergerak terhadap keadaan dan situasi kita. Ia Putera Ibu Maria, seperti kita-kita ini anak dari seorang ibu. Maka Yesus itu  seperti kita-kita ini. Sebenarnya kita ingin sekali mengenal Yesus meski bisa saja kita jatuh pada godaan mengingkari kemanusiaan-Nya. Kita sering cenderung melihat-Nya sebagai Yang Ilahi. Keempat, akhirnya Yesus itu Sang Mesias, Mesias-ku, Mesias kita, Juru selamatku. Dia lahir, hidup, mati, bangkit. Semuanya itu membuat diri kita pantas dipilih dan dipanggil menjadi apa adanya kita sekarang ini, anak-anak Allah dan ahli waris hidup abadi.

Paling sedikit itulah yang kita kehendaki ‘Jati Diri Yesus’ untuku, untuk kita.

Meski perlu kita mengakui sering kita bersikap dan berperilaku seakan-akan Yesus itu bukan Penebus kita.   

Yesus, bagiku, adalah Sahabat dan Saudara-ku, Yang selalu hadir dan dekat denganku, untuk mengibur dan menasehatiku dan sekaligus juga Ia menantangku.

 

Doa: Bapa, buatlah diriku semakin hari semakin menenal Yesus Putera-Mu lewat renungan sabda-Mu dan kehadiran-Mu dalam Sakramen, dan dalam kebersamaan kami semua sebagai saudara dalam Yesus.

Janji: “Suruhlah terang-Mu dan kesetiaan-Mu datang, supaya aku dituntun dan dibawa   ke gunung-Mu yang kudus.” --- Mzm 43:3

Pujian: Dalam setiap Retret Pengutusan, boleh dikata selalu ada bahan renungan “Siapakah aku” dan renungan “Siapa Yesus bagiku pribadi “?, yang harus dijawab pribadi oleh para peserta.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.