SIKAP TAAT

12 August 2024

Senin, 12 Agustus 2024

Yehezkiel  1:2-5.24-2-1a

Mazmur 148:1 -2,1 1-12ab,12-14a. 14bd

Matius 17:22-27


"Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mal:a uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.” --- Matius 17:27


SIKAP TAAT akan otoritas diajarkan Tuhan Yesus dalam injil hari ini kepada kita semua pengikut Yesus agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain dengan ikut membayar pajak sebesar dua dirham ketika mereka tiba di Kapernaum kepada pemungut bea Bait Allah, yang seperti kita ketahui bahwa sebenarnya Dia sendiri tidak perlu membayar karena Dia sendiri adalah Allah., namun Tuhan Yesus mengajarkan sikap kerendahan hati dalam menghadapi otoritas yang ada agar tidak terjadi perselisihan ataupun permasalahan.

Dalam kehidupan sehari-hari kita juga mempunyai kewajiban untuk membayar pajak ataupun membayar iuran yang ada di sekeliling lingkungan kita dan agar tidak menjadi batu sandungan kita bisa mengikuti teladan yang diajarkan dalam Injil hari ini. Mungkin ada sebagian orang yang menganggap pembayaran iuran tertentu adalah bukan hal yang wajib dilakukan namun begitulah realita dalam kehidupan yang mau tidak mau harus kita terapkan agar kita bisa menjadi contoh dan teladan yang baik bagi semua orang dalam segala bidang kehidupan.

Semoga kita semua pengikut Kristus mau dan belajar taat untuk mengikuti otoritas yang ada, baik dibawah otoritas Allah, negara, agama dan lingkungan di sekitar kita agar tidak menjadi batu sandungan bagi siapa saja. (Lilyana)


DOA: "Tuhan Yesus, terima kasih atas ajaran dan teladan yang Engkau berikan kepada kami pada hari ini untuk selalu taat akan otoritas dimanapun kami berada agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain, Amin.”

JANJI: ”Haleluya! Pujilah TUHAN di sorga, pujilah Dia di tempat tinggi!” - Mazmur 148:1

PUJIAN: St. Yohana Fransiska de Chantal dilahirkan datam keluarga bangsawan di tempat vang sekarang disebut Prancis, dan merupakan seorang wanita dengan kedudukan dan reputasi tinggi, yang menikah dengan bangsawan lain, Baron de Chantal yang terbunuh sejak awal, yang meninggalkan St. Yonana Fransiska de Chantal sebagai seorang janda di usia muda dengan beberapa anak. St. Yohana Fransiska de Chantal merawat keluarganya dengan baik, sementara pada saat yang sama mendirikan ordo baru untuk perempuan yang telah ditolak karena kesehatan mereka yang buruk atau karena usia lanjut oleh ordo religius. Kesucian dan teladan agung yang ditunjukkan oleh St. Yohana Fransiska de Chantal yang membaktikan dirinya untuk pekerjaan Tuhan, mengilhami banyak orang untuk mengikuti dia dan teladan baiknya, dalam melayani Tuhan dan dalam melakukan perintah dan Hukum- Nya. Banyak yang diyakinkan untuk menjadi pengikut Kristus, dan banYak yang masih datang untuk bergabung dengan ordo yang telah didirikan oleh St.Yohana Fransiska de Chantal, dan melakukan begitu banyak hal yang luar biasa kepada umat Allah. Dia juga menunjukkan kepada kita semua apa artinya setia sebagai orang Katolik, dalam melakukan kehendak Tuhan setiap saat, dan dalam mengikuti perintah dan Hukum Tuhan, menjalani kehidupan yang benar-benar kudus dan layak bagi Tuhan.

Penanggung Jawab RH: Komunitas MBA (Mari Baca Alkitab)

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.