SINAR KEEMASAN BERBENTUK BUSUR DI SEKELILING YESUS 

29 September 2018

Sabtu, 29 September 2018

St.Mikael, Gabriel, Rafael, Malaekat Agung

Dan 7:9-10, 13-14 atau Why 12:7-12a

Mzm 138:1-5

Yohanes 1: 47-51


 “Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya. Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.” --- Daniel 7:13-14

 

DALAM SUATU PENGLIHATAN, Daniel melihat tahta di langit. “Seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya.” (Dan 7:10). Malaekat mengelilingi Tahta Allah dan menyembah-Nya selama-lamanya.

Dalam Injil Yohanes, tentang panggilan Bartolomeus, rasul, dikatakan bahwa Yesus bersabda kepada Natanael: “"Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia." (Yoh 1:51). Para malaekat mengelilingi Yesus dan segala kegiatan mereka berpusat pada Yesus. Para malaekat itu memusat diri pada Kristus sejauh mereka memandang terus Tahta Allah. Malaekat itu artinya ’utusan’. Semua pesan mereka terpusatkan pada pesan pokok dan utama ialah “Yesus itu Tuhan”, artinya, Dia adalah Allah (Flp 2:11).

Yohanes itu seperti Daniel, melihat “pintu langit terbuka” (Why 4:1). Ia melihat Tahta Allah, dan dia “mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa, Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!" (Why 5:13).

Yesuslah sang Anak Domba Allah itu, Yang adalah Allah sendiri. Semua malaekat dan seluruh alam ciptaan, adanya untuk menyembah Allah. Maka seperti para malaekat, kita haruslah kita menggambarkan diri kitaada di pingguiran dan Yesus berada di Pusat sebagai Tuhan dan Allah. “Di hadapan para malaekat” , aku bersujud menyembah Yesus!

Doa:  Ya Bapa, dalam Roh-Mu yang Kudus, aku serahkan hidupku di kaki Yesus dan menyembah-Nya!

Janji: “Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, ...” --- Wahyu 12:10

Pujian: Dalam suatu drama, Berto memainkan peran Malaekat Rafael. Sebelum pertunjukkan ia menjalani Novena kepada Santo Rafael, agar dia dapat memperankan Malaekat Rafael sedemikian sehingga diharapkan para pirsawan tergerak hati mereka.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.