STOP  PEMBUNUHAN  ANAK

28 December 2020

Senin, 28 Desember 2020 

Pesta Kanak-kanak suci

1 Yohanes 1:5 – 2:22

Mazmur 124:2-5, 7-8

Matius 2:13-18

 

“Ketika Herodes tahu bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Bethlekem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah”--- Matius 2:16

 

 

PERISTIWA PEMBUNUHAN anak-anak tak-bersalah benar-benar menyentak dan mengagetkan. Mungkin ini ada hikmatnya bagi kita. Bagaimana mungkin Raja Herodes bisa-bisanya melakukan kejahatan yang biadab itu?!

Bagaimana keadaan masyarakat kita sekarang: adakah sesuatu hal yang sama terjadi di tempat kita?

Baik di zaman Yesus maupun sekarang, adalah sama: anak-anak kita itu rentan sekali diperlakukan kasar, ada ibu menyiksa anaknya karena lambat dalam belajar, anak dimanfaatkan secara tak manusiawi, terampas hak asasi hidup mereka . Ada yang disiksa dan dibunuh: Kisah bayi-bayi dalam kandungan yang dicabut hak untuk hidup lewat ‘aborsi’ atau pengguguran. Tercatat dalam berita sampai 32 000 janin digugurkan di tempat aborsi gelap. Berita lain ada klinik yang membuang janin hasil aborsi dalam septitenk. Bayi-bayi kecil tak berdosa itu tidak mungkin mampu meneruskan hidup mereka di luar rahim ibunya. Tetapi juga ada bayi yang terlahir normal, banyak yang tak bisa meneruskan hidup normal karena miskin. Mungkin masih ratusan ribu anak-anak terampas hidup mereka, karena: tak ada makan, papan dan pendidikan! Ada anak-anak yang terpaksa jadi buruh kasar dan murahan, direkrut paksa untuk menjadi anggota ‘teroris’. Tak terbilang jumlahnya anak yang menggelandang tak punya tempat tinggal, dijual belikan .

Tetapi, ingat, saat ini masih Masa Natal. Seharusnya kita masih berpesta merayakan hari lahir Yesus, bukannya mengeluh masih adanya  kematian anak-anak di bawah umum. Ingat :  pesta hari ini juga membawa kesadaran bagi kita bahwa Bayi yang ada di palungan ini, hidup selanjutnya di bawah bayang-bayang Salib. Yesus lakukan itu semua dengan kesadaran. Ya selanjutnya Yesus memeluk bagian-bagian hidup  yang tak menyenangkan dan menyedihkan di dunia ini. Sewaktu kecil saja ia harus dibawa lari mengungsi menghindari kekerasan.

Dan Yesus, Ia sangat tahu dan memahami duka derita kita. Ia sangat dekat dengan kita khususnya kalau kita berhadapan dengan kegelapan hidup, baik kegelapan di  luar maupun kegelapan di dalam hati kita.

  • Bila ketidak-adilan merampas tempat tinggal si miskin, Yesus tahu!
  • Bila ada anak atau orang tak bersalah, diperas dan dimafaatkan oleh yang kuat, Yesus tahu!
  • Bila orang-orang miskin diterlantarkan,Yesus tahu!
  • Bila hidup kita sendiri terluka oleh tragedy, sakit-penyakit dan kematian orang terdekat dan tersayang. Yesus tahu.

Yesus tahu itu semua. Ia rangkul dan Ia dekap. Iapun

 juga menangis bersama kita. Ia berbela-rasa. Ia minta agar kitapun memiliki hati yang berbela rasa. (SW)

DOA: Dalam Masa Natal ini, kumohon Dikau berkenan memberkati semua saja yang terpinggirkan dan terlupakan.

JANJI: “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga ia mengampuni segala dosa kita dan menyhucikan kita dari segala kejahatan” --- 1 Yohanes 1:9

PUJIAN: Masa Natal dimeriahkan dengan pesta-pesta. Kadang ada drama pendek,tentang kisah hanya tentang kelahiran Yesus, tetapi juga  kisah pembunuhan anak-anak oleh Herodes.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ 

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.