SUKACITA DI SORGA

11 September 2022

Minggu, 11 September 2022

Keluaran 32: 7-11, 13-14

Mazmur 51: 3-4,12-13,17,19

Lukas 15: 1-32


Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan. --- Lukas 15: 7


HIDUP KITA adalah sebuah perjalanan iman. Seperti layaknya sebuah perjalanan, kita juga akan menjumpai rintangan dan godaan di sepanjang perjalanan hidup. Tak jarang kita juga tersesat ke jalan yang salah yang tidak semestinya kita lalui. Bisa jadi kita tersesat karena kita tidak mengenali rambu-rambu yang ada di sepanjang perjalanan. Kita menjauh dari tujuan yang seharusnya kita tuju.

Dalam perjalanan hidup kita ini juga penuh dengan rambu-rambu yang mengarahkan hidup kita. Hanya kadang kita tidak mengenali rambu-rambu itu. Kita tidak mengenal firman Tuhan yang menjadi rambu-rambu perjalanan hidup kita. Kita tidak dapat menghayati firman Tuhan di sepanjang jalan kehidupan kita sehingga ada saatnya kita melakukan perbuatan yang salah dan jatuh dalam dosa. Tak hanya perbuatan, kita juga kadang memiliki perasaan atau pikiran yang tidak baik. Bahkan kita lupa bahwa Tuhan memiliki kuasa akan kehidupan kita sehingga kita tidak dapat menyadari kuasa-Nya. Saat itulah kita berdosa, orang yang penuh dengan dosa karena kita melanggar dan tidak taat akan hukum Tuhan.    

Namun Tuhan Allah sangat mengasihi kita orang berdosa. Kita orang berdosa yang sangat berarti bagi-Nya. Ia berkata akan ada sukacita sorga jika kita orang berdosa ini mau bertobat.

Oleh karena itulah, kita orang berdosa ini yang telah dikasihi-Nya dan sangat berarti bagi-Nya, bersatu hati untuk dapat memperbaiki hidup kita dengan mengenal setiap firman Tuhan dan mengikuti firman Tuhan. Firman Tuhan, hendaknya dapat kita hayati dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga mempercayakan seluruh hidup kita akan kuasa Tuhan yang besar dalam hidup kita. Bentuk pertobatan inilah yang akan membawa suka cita di sorga. (AVI) 

 

DOA: Allah Bapa yang Maha Baik, terima kasih atas kasih-Mu yang besar kepada kami. Ampunilah kami orang berdosa ini. Mampukanlah kami agar kami dapat melakukan pertobatan sehingga dapat membawa suka cita di sorga 

JANJI: “Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.” - Mazmur 51:15

PUJIAN: Kita memperingati hari ini. Ia adalah seorang Martir. Beato Yohanes Gabriel Perboyre Laurensius seorang imam muda yang dikenal pandai dan bijaksana sehingga dipercaya untuk memegang jabatan penting. Atas permintaannya sendiri, maka tahun 1830 ia diutus ke Tiongkok untuk menjadi misionaris. Pada saat itu, Tiongkok merupakan negeri yang tertutup dari dunia luar, sehingga ia menghadapi banyak bahaya dan kesulitan. Namun Yohanes yakin akan penyertaan dan kuasa Tuhan. Ia berkarya dan melayani dengan dasar kekuatan batin melalui doa dan matiraga. Seperti halnya Yesus Kristus, di akhir hidupnya Yohanes dijual oleh pengkhianat, menderita sengsara selama satu tahun dan mati di atas tiang gantungan berbentuk salib tepat pukul 3 sore pada hari Jumat di bulan September 1840.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.