SUPERIOR DALAM YESUS KRISTUS

10 June 2021

Kamis, 10 Juni 2021 

2 Korintus 3:15--4:1, 3-6

Mazmur 85:9ab, 10, 11-12, 13-14

Matius 5:20–26

 

 “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.”  ----  Matius 5:20

 

YESUS TEGAS memperingatkan kita bahwa apabila hidup keagamaan kita (saya dan Anda) tidak lebih benar dari hidup keagamaan para Ahli Taurat dan orang-orang Farisi, kita tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Wow..ngeri ya? Bagaimana maksud Tuhan?

Para Ahli Taurat adalah orang-orang yang hidup kesehariannya berkutat pada hukum Taurat, mempelajari dan mengajarkan Taurat kepada bangsa Yahudi. Mereka  sangat paham hukum Taurat. Sedangkan kaum Farisi adalah orang-orang yang menjalankan hukum Taurat secara disiplin, bahkan mereka berkomitmen sebagai penjaga hukum Taurat untuk dilaksanakan oleh seluruh bangsanya dengan tepat. Mereka tidak segan-segan  mengejar, mengadili serta menghukum bahkan membunuh sebangsanya yang mereka anggap menyimpang dari Taurat. Salah saty kurban, yakni Yesus sendiri. Dan Saulus, sebelum bertemu dengan Yesus,  adalah seorang Farisi. Pernyataan Yesus hari ini, membuat kita membandingkan kehidupan beragama kita dengan dua golongan  tersebut. Apa yang harus kita lakukan supaya kita bisa lebih dari mereka?

Para ahli Taurat dan orang Farisi menolak Yesus, padahal Yesus adalah penggenapan dari hukum Taurat (Mat 5:17). Mereka menjalankan Taurat tanpa pertimbangan lain selain dari pada hukum Taurat itu sendiri. Sementara Yesus bersabda bahwa agar kita kasih akan Tuhan Allah dengan segenap jiwa kita  dan dengan segenap akal budi kita adalah hukum yang pertama dan terutama, dan kasih akan sesama manusia adalah hukum kedua yang setara dengan hukum yang pertama. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi (lih. Matius 22:37-40). Kasih adalah kunci jawabannya. Kasih inilah yang kurang dalam hidup keagamaan kedua kelompok itu. Kasih hanya ada dalam Yesus yang mereka tolak.

Yesus sendiri telah melakukannya sebagai puncak pernyataan kasih-Nya yang kita peringati dalam perayaan Jumat Agung. Mari terapkanlah kasih sebagai satu-satunya superioritas ‘yang utama dan pertama’ dari lain-lainnya, yang membawa kita kepada Allah Bapa dalam kerajaan Sorga.  (VLB)

 

DOA: Allah Bapa, curahkan Roh Kudus-Mu untuk menerangi hatiku agar dapat memahami Sabda Kristus.

JANJI: “Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.”  ---- Matius 5:8

PUJIAN: Saulus semula penggiat Hukum Taurat dengan menangkapi para pengikut Kristus dan membawa mereka untuk diadili dan dihukum. Setelah berjumpa dengan Kristus secara pribadi, ia pun menjadi murid dan Rasul yang membawa Kasih Kristus kepada bangsa non Yahudi. Ia menyampaikan pesan keselamatan Kristus kepada seluruh umat manusia.

Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ

Tutup Jendela
Donasi

Darurat : Banjir Jakarta 100 Rumah Terdampak

27%
Terkumpul Rp. 27.791.000
Goal Rp. 100.000.000
Donatur 207 kebaikan
Doa 178 doa

Pilih jumlah donasimu

Rp.