SURGA TERBUKA UNTUK SEMUA ORANG
29 November 2021
Senin, 29 November 2021
Yesaya 2:1-5
Mazmur 122:1- 9
Matius 8:5-11
“Aku akan datang menyembuhkannya!” -- Matius 8:7
YESUS DATANG, untuk siapa?
Kisah Yesus sewaktu menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon, ada seorang perempuan Kanaan datang dan memohon kesembuhan bagi anaknya yang kerasukan setan. Yesus tidak menanggapinya. Tetapi Matius mencatat Yesus bersabda kepada para murid-Nya, “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel”. Akhirnya toh Yesus berkenan menyembuhkannya juga (Mat 15:24-28).
Dan bacaan Injil hari ini mengungkapkan hal yang sama, Yesus menyembuhkan seorang hamba perwira Romawi di Kapernaum. Kita tahu pilihan pertama Yesus adalah untuk umat Israel. Tetapi ternyata Yesus tidak menolak sama sekali untuk menolong bangsa-bangsa lain dan orang-orang yang berkeyakinan lain. Ia menunjukkan sendiri keterbukaan-Nya akan kebutuhan keselamatan orang-orang termasuk orang-orang Romawi yang menjajahnya, yang oleh orang bangsa-Nya sendiri dianggap kafir. Bagi mereka orang-orang Romawi itu kafir karena menyembah banyak dewa.
Seorang perwira Kerajaan Romawi yang menjajah negeri-Nya memohon untuk menyembuhkan hambanya. Tentu ia adalah seorang hamba spesial bagi sang perwira, karena sang perwira sendiri yang mau datang dan memohonkan kesembuhan hambanya kepada Yesus. Ini dapat menunjukkan ‘orang macam apa perwira ini sampai-sampai ia menaruh perhatian besar kepada bawahannya dan berkenan peduli akan kesehatannya.’
Dan Yesus tidak ragu-ragu untuk datang dan masuk ke rumahnya. Tetapi sang perwira tahu benar adat istiadat orang Yahudi. Ia tak mau mencemarkan Yesus dengan mengizinkan masuk ke rumahnya. Maka perwira itu memohon agar Yesus cukup berkata sepatah kata saja, itu sudah lebih dari cukup.
Di balik kerendahan hati, sikap sopan dan menjaga nama baik Yesus, dengan mengisahkan relasinya dengan para prajurit di bawahnya, tersimpan khasanah iman yang besar kepada Yesus. Iman perwira yang mendalam itu membuat Yesus terkagum-kagum, karena bangsanya sendiri yang mengakar dalam adat istiadat leluhurnya dan Kitab Suci, tak memiliki iman sekuat dan sebesar itu.
“Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Iskak dan Yakub di dalam Kerajaan Surga” (Mat 8:11). Di sinilah Yesus lalu dengan tegas menyatakan bahwa bukan hanya bangsa Israel tetapi semua yang berkemauan baik dan berkenan pada Allah, dapat masuk surga. Kepada Timotius, muridnya, Paulus juga menegaskan ini, “(Allah).. menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran” (1 Tim 2:4).
Itulah pesan Advent: Yesus datang bagi semua orang. (S. Widjojo)
DOA: Ya Yesus, terima kasih Engkau berkenan membuka pintu Kerajaan bagiku. Semoga banyak orang dapat kuajak masuk ke dalam Kerajaan-Nya.
JANJI: “Aku bersukacita, ketika dikatakan orang kepadaku: ‘Mari kita masuk ke rumah Tuhan’ !” Mazmur 122:1
PUJIAN: Setelah peristiwa G 30 S, 55 tahun yang lalu, Pulau Buru di Maluku Selatan menjadi tempat tahanan dan pembuangan para tawanan anggota partai atau orang yang dianggap simpatisan komunis. Beberapa Yesuit mendapat tugas pastoral mendampingi para tawanan dan juga anggota keluarganya yang ada di Jawa. Karena ada setengah paksaan memilih Agama , tak sedikit yang membuka hati menerima dan menyambut Yesus sebagai sang Juru Selamat, lewat pelayanan relawan yesuit waktu itu.
Penanggung jawab RH: Rm. Subroto Widjojo, SJ